Tanpa Lelah, Ketua MUI Ini Jelaskan Banyak Hal Penting Terkait Ibadah Ditengah Corona

- Publisher

Sabtu, 25 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarakan, inikepri.com – Saat ini, kegiatan beribadah secara berjamaah dibatasi, hal ini terpaksa diambil oleh Pemerintah guna memutus penyebaran virus Corona. Hampir seluruh negara di penjuru dunia yang mengambil keputusan ini, bahkan Arab Saudi termasuk didalamnya.

Namun, pelarangan sementara ini banyak diabaikan oleh sekelompok orang. Ini tentu menjadi sebuah problematika yang mampu menuai simalakama.

Di Tarakan, Kalimantan Selatan misalnya. Melihat masih banyaknya yang tidak mematuhi aturan tersebut.

Melihat hal ini, KH. Zainuddin Dalila, ketua MUI Kalimantan Selatan turun langsung ke tengah masyarakat. Tanpa lelah, ia memberikan pengertian kepada masyarakat terkait ibadah ditengah pandemi Corona ini.

BACA JUGA:  Menkopolhukam: Pemerintah Tidak Main-main Hadapi Covid-19

Dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @ismailfahmi ini, tampak Kiai yang juga termasuk dalam tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Tarakan ini, membagikan pengetahuannya kepada masyarakat.

“Saya begitu ada yang membuat fatwa, saya langsung Alhamdulillah. Saya tidak Sholat Jum’at lagi, Ada yang tanggung jawab di akhirat. Kenapa kita mau takut,”kata Ketua MUI ini.

“Persoalannya sembahyang berjamaah itu hukumnya fardhu kifayah, menjaga kesehatan diri fardhu ain,”lanjutnya.

BACA JUGA:  Kadinkes Batam : Jangan Lengah, Positif Covid Juga Bisa Tanpa Gejala

Beragam cuitan menanggapi video ini :

saya ada teman jarang shalat meski di rumah, jarang shalat jumat, giliran ada himbauan tdk ke masjid sementara, dia yg paling kencang protesnya 😁 . Saya sih senyum2 aja krn tahu kelakuan dia sebelumnya 😁. cek aja, banyak yg protes2 itu tdk rajin ke masjid sebelumnya 😁,” cuit @akumas_tri

Keren pak Ustadz! Semoga video nya bisa menyadarkan yang lain, terutama orang tua yang kadang susah diberi tahu oleh anak muda,” cuit @Blackpunk_

BACA JUGA:  Walikota Batam : Minta Masyarakat Lebih Waspada, Karena Tambahan 11 Kasus Baru

penguasa sudah memutuskan…
para ahli sudah menganjurkan…
Ulama sudah memfatwakan….
……Masih ga denger juga…trus mo ngikutin Siapa???????” Komen @mitra_sendiri.

Berikut video lengkapnya :

Berita Terkait

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Karhutla Natuna Lumpuhkan Lahan Petani, Bupati Cen Sui Lan Turun Tangan Salurkan Bantuan
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WIB

Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali

Rabu, 29 April 2026 - 13:20 WIB

Karhutla Natuna Lumpuhkan Lahan Petani, Bupati Cen Sui Lan Turun Tangan Salurkan Bantuan

Rabu, 29 April 2026 - 10:10 WIB

Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan

Berita Terbaru