INIKEPRI.COM – Di tengah cuaca panas, segelas air es selalu menjadi penyelamat. Sensasi dinginnya mampu menurunkan suhu tubuh dengan cepat, membuat siapa pun merasa lebih segar dalam sekejap.
Namun di balik kenikmatannya, ada sejumlah fakta kesehatan yang perlu dipahami sebelum menjadikan air es sebagai pilihan utama setiap hari.
Melansir dari situs umsu.ac.id, air es pada dasarnya aman dikonsumsi selama air yang digunakan bersih dan higienis. Secara fungsi, air es memberikan hidrasi yang sama baiknya dengan air putih bersuhu normal. Bahkan bagi sebagian orang, air dingin dapat membantu mempercepat pemulihan setelah olahraga karena dapat menurunkan suhu tubuh yang meningkat.
Meski demikian, konsumsi air es tetap harus memperhatikan kondisi tubuh. Beberapa ahli mengingatkan bahwa air terlalu dingin, terutama ketika diminum saat makan, berpotensi membuat pembuluh darah di saluran pencernaan menyempit. Penyempitan ini dapat memperlambat proses pencernaan dan membuat tubuh bekerja lebih keras mengolah makanan.
Selain itu, bagi sebagian orang, air es dapat memicu iritasi tenggorokan atau gangguan lambung, terutama jika kondisi tubuh sedang tidak fit. Respons tubuh ini berbeda-beda pada tiap orang, sehingga penting untuk mengenali batas kenyamanan masing-masing.
Ada pula anggapan bahwa air es bisa membantu menurunkan berat badan karena tubuh membutuhkan energi tambahan untuk menyesuaikan suhu air dengan suhu tubuh. Namun, pakar kesehatan menilai efek ini sangat minimal dan tidak cukup signifikan untuk dijadikan strategi diet.
Pada akhirnya, air es tetap dapat menjadi pilihan yang sehat dan menyegarkan, selama dikonsumsi dengan bijak. Pastikan sumber air bersih, es yang digunakan steril, dan sesuaikan dengan kondisi kesehatan pribadi.
Seperti halnya makanan dan minuman lain, kunci utamanya adalah keseimbangan. Menikmati air es boleh saja, asal tetap memahami bagaimana tubuh meresponsnya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















