Tak Disadari, Gula Ada di Mana-mana: Ini Tips Menguranginya

- Publisher

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gula. Foto: PEXELS

Ilustrasi gula. Foto: PEXELS

INIKEPRI.COM – Perubahan gaya hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Mengurangi konsumsi gula, misalnya, bisa diawali dari kebiasaan sederhana yang sering kali luput dari perhatian.

Banyak orang merasa sudah membatasi makanan manis, padahal tanpa disadari gula tambahan justru tersembunyi di balik berbagai produk kemasan yang dikonsumsi setiap hari.

Kesadaran terhadap asupan gula menjadi kunci utama. Informasi dari kanal edukasi kesehatan Kementerian Kesehatan, @ayosehat.kemkes, mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam memilih makanan dan minuman.

BACA JUGA:  Ini 3 Makanan yang Harus Dikonsumsi, Untuk Cegah Bau Tak Sedap Pada Vagina

Salah satu langkah awal yang paling mudah adalah membiasakan diri membaca label gizi pada kemasan. Dari sana, kandungan gula dapat diketahui secara jelas sehingga konsumen bisa menghindari produk dengan kadar gula berlebihan.

Selain membaca label, mengubah pilihan pemanis juga menjadi strategi penting. Mengandalkan rasa manis alami dari buah segar, susu tanpa tambahan gula, atau pemanis alami tertentu dapat membantu mengurangi ketergantungan pada gula tambahan.

Perubahan ini memang terasa kecil, namun dalam jangka panjang mampu menurunkan risiko berbagai penyakit metabolik.

BACA JUGA:  Bercinta Setiap Pagi Bikin Kulit Jadi Lebih Sehat, Benarkah?

Kebiasaan lain yang tak kalah sederhana adalah menyesuaikan pilihan saat memesan makanan dan minuman. Memilih opsi less sugar atau mengurangi takaran gula secara bertahap bisa membantu lidah beradaptasi dengan rasa manis yang lebih alami. Jika dilakukan secara konsisten, tubuh akan terbiasa tanpa harus merasa “kehilangan” kenikmatan.

Bagi pecinta makanan manis, bukan berarti harus menghindarinya sepenuhnya. Mengombinasikan makanan manis dengan sumber protein, serat, dan lemak sehat justru dianjurkan.

BACA JUGA:  Harga Tes PCR di India Cuma Rp96 Ribu, Ini Penjelasan Kemenkes

Contohnya, mengonsumsi buah bersama yogurt dan kacang, atau oatmeal yang dipadukan dengan susu dan buah segar. Kombinasi ini membantu menjaga kestabilan kadar gula darah sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Pada akhirnya, mengurangi gula bukan tentang larangan, melainkan tentang kesadaran dan keseimbangan. Dengan memulai dari langkah-langkah sederhana, tubuh diberi kesempatan untuk hidup lebih sehat, bertenaga, dan terhindar dari risiko penyakit di masa depan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Berita Terbaru