INIKEPRI.COM – Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, ke Wamena, Papua Pegunungan, Selasa (13/1/2026), diwarnai momen hangat dan penuh keceriaan. Setibanya di kota yang dikelilingi pegunungan Jayawijaya tersebut, Wapres langsung turun ke lapangan hijau untuk bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) setempat.
Lapangan Pendidikan Itlayikinia menjadi saksi keakraban Wapres dengan para pesepak bola muda Wamena. Tanpa protokoler kaku, Gibran mengenakan kostum merah dan bergabung dengan SSB YPK Betlehem, menghadapi SSB Yehuda yang tampil dengan jersey hijau dalam laga persahabatan yang sarat semangat sportivitas.
Pertandingan berlangsung santai namun kompetitif. Wapres juga satu tim dengan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai, serta sejumlah awak media yang ikut merumput. Gelak tawa, sorak sorai anak-anak, dan suasana akrab mewarnai jalannya laga.
Sekitar 30 menit pertandingan berlangsung, SSB YPK Betlehem keluar sebagai pemenang dengan skor 5–2. Wapres Gibran tampil impresif dengan mencetak tiga gol (hattrick) yang disambut riuh tepuk tangan para pemain dan penonton di sekitar lapangan.
SSB YPK Betlehem pada laga tersebut dipimpin Gento (17) sebagai kapten tim, sementara SSB Yehuda dikomandoi Franky (16) yang berposisi sebagai sayap kiri.
Bagi Franky, pertandingan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ia berharap kehadiran Wapres membawa perhatian lebih bagi perkembangan sepak bola usia dini di Wamena.
“Senang sekali bisa main bareng Pak Wapres. Harapan kami, dengan beliau melihat langsung kegiatan SSB di Wamena, ke depan bisa ada bantuan perlengkapan latihan seperti bola, sepatu, marker, dan alat-alat pendukung lainnya,” ujar Franky, siswa kelas XI SMA.
Ia juga mengungkapkan bahwa fasilitas latihan sepak bola di Wamena masih terbatas dan membutuhkan dukungan agar pembinaan pemain muda bisa berjalan lebih maksimal.
“Lapangan dan perlengkapan masih kurang. Mudah-mudahan ke depan ada perhatian lebih untuk fasilitas bermain sepak bola di sini,” tambahnya.
Sementara itu, suasana keakraban juga dirasakan oleh Yusuf Teddy Zuhary, wartawan CNN Indonesia TV yang turut bermain dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, laga berlangsung penuh canda dan kehangatan, dengan latar alam Wamena yang menambah kesan tersendiri.
“Tadi memang napas agak ngos-ngosan karena sudah lama tidak main bola, tapi suasananya fun. Cuaca Wamena juga sejuk, jadi tidak terlalu capek. Pemandangan pegunungannya luar biasa,” kata Yusuf.
Momen sederhana di lapangan hijau ini menjadi potret kedekatan pemimpin negara dengan generasi muda Papua. Lebih dari sekadar pertandingan, kehadiran Wapres di tengah anak-anak SSB Wamena memberi suntikan semangat, harapan, dan pesan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari lapangan kecil di ujung timur Indonesia.
Penulis : DI
Editor : IZ

















