Sodomi Banyak Siswa, Ustaz Syukron: Setan Menggoda Lebih Dahsyat

- Publisher

Sabtu, 19 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DETIK/Jeka Kampai)

(DETIK/Jeka Kampai)

INIKEPRI.COM – Ustaz Syukron, yang ditangkap polisi karena melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa sesama jenis, mengaku bukan gay atau LGBT. Dia mengaku hanya khilaf.

“Saya sama sekali bukan golongan orang seperti itu (gay). Saya berani mengatakan saya bukan gay. Saya bukan homoseksual, karena saya punya istri dan punya anak. Dan mohon maaf, ini murni kekhilafan saya,” kata Syukron dalam percakapan dengan wartawan di Mapolres Padang Panjang, Rabu (17/6/2021) petang.

BACA JUGA:  Biduan Dangdut Jadi Korban Mesum, Nasib Tragis Ritual Mistis

BACA JUGA:

Guru Ngaji Sodomi Puluhan Santri, Kakaknya Ikutan Juga

Sodomi 25 Santrinya, Ustaz AH: ‘Nanti Buah Zakarmu Bisa Besar, Istrimu Senang’

Pria Sodomi Bocah di Toilet Masjid, Terciduk Masih Telanjang Bulat

Dia membantah dan menepis adanya dugaan jaringan ustaz gay. Dia mengaku tergoda setan.

BACA JUGA:  Sejoli Digerebek Satpam di Kamar Mandi, si Cewek Sibuk Benerin Baju

“Saya sadari dalam kasus ini saya khilaf dan saya tidak menyangka akan sampai segitunya. Ya, namanya setan kan juga tetap mengganggu kita ya. Karena saya sebagai dai juga, baru saya sadari. Sebenarnya sudah saya sadari dari awal dan saya sudah menyesali dari awal kalau perilaku itu perilaku salah. Tapi yang namanya setan, sebagai kita dai ya mungkin yang menggoda kita lebih dahsyat lagi. Itu sebenarnya yang melatarbelakanginya,” tambahnya.

BACA JUGA:  SIE PROPAM Polres Tanjungpinang Lakukan Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Syukron mengakui sebagai Ketua Ikatan Da’i (Ikadi) Kota Padang Panjang dan muthawwif atau pemandu ibadah haji dan umrah sebuah biro perjalanan haji dan umroh. Dia menyatakan mendapat dukungan keluarga agar tetap sabar menghadapi kasus ini.

Berita Terkait

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan
Raja Mustakim Ramaikan Turnamen Domino Bhayangkara ke-80, Pererat Silaturahmi Warga Natuna
Enam SMP Negeri dan Satu Swasta di Natuna Dapat Program Revitalisasi Sekolah
KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim
Prakiraan Cuaca Kepri 8 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Warga Tetap Waspada Hujan Lokal
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama, Keberhasilan Mengelola SDM Aparatur
Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara
Prabowo Makan Siang Bersama Pelajar Sekolah Rakyat Tabanan, Menu MBG Disantap dengan Lahap

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan

Senin, 8 Juni 2026 - 09:15 WIB

Raja Mustakim Ramaikan Turnamen Domino Bhayangkara ke-80, Pererat Silaturahmi Warga Natuna

Senin, 8 Juni 2026 - 08:19 WIB

Enam SMP Negeri dan Satu Swasta di Natuna Dapat Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 8 Juni 2026 - 08:15 WIB

KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim

Senin, 8 Juni 2026 - 07:09 WIB

Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama, Keberhasilan Mengelola SDM Aparatur

Berita Terbaru