Bertahun-Tahun Speedboat Penumpang Batam–Riau Beroperasi dari Pelabuhan Nonresmi, Pengawasan KSOP dan BC Dipertanyakan

- Publisher

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Aktivitas speedboat yang mengangkut penumpang dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menuju sejumlah wilayah di Provinsi Riau diduga masih berlangsung melalui pelabuhan nonresmi tak jauh dari kawasan belakang Harbour Bay.

Pantauan di sekitar pelabuhan rakyat yang berada di samping kawasan Pacific Foodcourt, Minggu (15/3/2026) pagi, terlihat dua unit speedboat tengah bersandar sambil menunggu penumpang yang akan berangkat.

Beberapa penumpang tampak naik ke kapal tersebut dengan tujuan sejumlah daerah di Provinsi Riau seperti Guntung, Mandah, Teluk Pinang, Lahang, dan Blantak.

BACA JUGA:  Ayong Disebut-sebut Pengendali Rokok Ilegal Manchester di Kota Batam

Informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas angkutan penumpang menggunakan speedboat dari lokasi tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini, keberadaan operasional tersebut disebut belum mendapat penertiban dari pihak berwenang.

Sejumlah pihak pun mempertanyakan pengawasan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam yang berada di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Selain itu, pengawasan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Batam juga menjadi sorotan, mengingat aktivitas penumpang dan barang yang keluar masuk melalui pelabuhan nonresmi dinilai berpotensi menimbulkan risiko dari sisi pengawasan dan keamanan.

BACA JUGA:  Syamsul Ajak Warga Pariaman Bangun Batam

Berdasarkan pengamatan di lokasi, salah satu speedboat kayu yang beroperasi tampak mengangkut penumpang dalam jumlah cukup banyak. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait aspek keselamatan pelayaran, terutama karena rute perjalanan yang ditempuh tergolong cukup jauh hingga antarprovinsi.

Selain persoalan keselamatan penumpang, aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi membuka celah keluar masuknya barang tanpa melalui prosedur pengawasan resmi.

BACA JUGA:  Raih Juara Kedua Lomba Orasi, Rinawati Siagian Silaturahmi ke Legislator PPP

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam terkait pengawasan terhadap aktivitas speedboat tersebut.

Sementara itu, Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Batam, Muji, juga belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi terkait aktivitas tersebut.

INIKEPRI.COM akan memperbarui informasi setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Tak Buang Waktu, Banggar DPRD Batam Tancap Gas Susun Jadwal Pembahasan APBD 2027
34 Putra-Putri Hinterland Raih Beasiswa Kuliah Gratis hingga Biaya Hidup dari Pemko Batam
PLN Batam dan Lanud Hang Nadim Komitmen Tingkatkan Kerja Sama untuk Pelayanan Masyarakat
Di Balik Senyum Anak-anak Istimewa, Erlita Amsakar Membawa Harapan ke Rumah Singgah Ar Rahman Rusli dan Firza Paloh
Batam Usulkan Lex Specialis Kependudukan, Amsakar Soroti Tingginya Arus Migrasi
Li Claudia Tanam Pohon, DAS Baloi Indah Disiapkan Jadi Taman Kota
SiTaskin Pesisir Diluncurkan di Batam, BP Taskin Fokus Entaskan Kemiskinan di Galang
Patroli Gabungan Tertibkan Parkir di Jembatan Barelang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:37 WIB

Tak Buang Waktu, Banggar DPRD Batam Tancap Gas Susun Jadwal Pembahasan APBD 2027

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:55 WIB

34 Putra-Putri Hinterland Raih Beasiswa Kuliah Gratis hingga Biaya Hidup dari Pemko Batam

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:11 WIB

PLN Batam dan Lanud Hang Nadim Komitmen Tingkatkan Kerja Sama untuk Pelayanan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:39 WIB

Di Balik Senyum Anak-anak Istimewa, Erlita Amsakar Membawa Harapan ke Rumah Singgah Ar Rahman Rusli dan Firza Paloh

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:05 WIB

Batam Usulkan Lex Specialis Kependudukan, Amsakar Soroti Tingginya Arus Migrasi

Berita Terbaru