Cen Sui Lan Pimpin Rapat dengan Bappenas, Dorong Geopark Natuna Menuju UGGp

- Publisher

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama tim Kementerian PPN/Bappenas. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama tim Kementerian PPN/Bappenas. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong optimalisasi potensi daerah melalui penguatan sektor sumber daya alam (SDA) dan percepatan pengembangan geopark menuju pengakuan internasional.

Hal tersebut dibahas dalam rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama tim Kementerian PPN/Bappenas di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Lantai II, Bukit Arai, Senin (6/4/2026) pagi.

Rapat tersebut dihadiri oleh Staf Khusus Kementerian PPN/Bappenas beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam pemaparannya, perwakilan Bappenas menekankan pentingnya penguatan perencanaan pembangunan berbasis potensi daerah. Pengembangan geopark dinilai menjadi bagian strategis dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan.

BACA JUGA:  Tak Kalah dengan Kopi Aceh, Cen Sui Lan Jajaki Peluang Kopi Natuna

Ia juga menegaskan bahwa pengusulan Geopark Natuna menuju status UNESCO Global Geopark (UGGp) harus didukung kesiapan data yang komprehensif, sinergi lintas sektor, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Dalam arahannya, Cen Sui Lan menyampaikan bahwa Natuna sebagai wilayah perbatasan memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam hal infrastruktur dan optimalisasi pengelolaan potensi.

“Kami berharap kehadiran Bappenas dapat memberikan arah kebijakan yang konkret, sehingga potensi Natuna bisa memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan Geopark Natuna tidak semata mengejar pengakuan internasional, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun pengembangan wilayah.

BACA JUGA:  Tinjau Rehabilitasi Pelabuhan Midai, Cen Sui Lan : Ini Aspirasi Saya

Dalam sesi diskusi, sejumlah OPD turut menyampaikan berbagai tantangan di lapangan. Dinas Perikanan mengungkapkan masih terbatasnya akses distribusi hasil perikanan, yang berdampak pada pemasaran dan nilai jual produk.

Sementara itu, Dinas Pertanian menyoroti belum optimalnya distribusi hasil olahan kelapa, sehingga diperlukan dukungan sistem logistik yang lebih baik dan terintegrasi.

Diskusi juga menegaskan bahwa pengembangan geopark harus memiliki arah dan target yang jelas, serta terintegrasi mulai dari tingkat nasional hingga daerah. Geopark diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau label, tetapi mampu menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Nelayan Subi Natuna Terdampar di Malaysia, Bupati Cen Sui Lan Bergerak Cepat Koordinasi dengan KJRI Kuching

Natuna sendiri dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis geologi berkelas internasional. Hal ini didukung oleh keindahan alam, kekayaan geologi, serta posisi strategis sebagai wilayah perbatasan Indonesia.

Selain itu, pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional juga menjadi sorotan dalam rapat tersebut, termasuk keterkaitan dengan dokumen perencanaan seperti RPJMN agar arah pembangunan lebih terukur dan berkelanjutan.

Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengembangan Geopark Natuna menuju pengakuan UNESCO Global Geopark, sekaligus menjadikan potensi daerah sebagai kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cen Sui Lan Perkuat Diplomasi Investasi di China, Natuna Bidik Hilirisasi Silika dan Kerja Sama Internasional
Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor
BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara
Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin
PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026
PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

Cen Sui Lan Perkuat Diplomasi Investasi di China, Natuna Bidik Hilirisasi Silika dan Kerja Sama Internasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:58 WIB

BRIN Bongkar Fakta Baru Natuna: Bukan Sekadar Perbatasan, Tapi Simpul Peradaban Maritim Asia Tenggara

Senin, 27 Juli 2026 - 13:35 WIB

Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:26 WIB

PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

100 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dari berbagai desa di Kecamatan Kundur berkumpul mengikuti Tabligh Akbar bertajuk

Tg. Balai Karimun

100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”

Senin, 3 Agu 2026 - 08:45 WIB