Pinjaman Rp400 Miliar Dikucurkan: Kepri Kebut Infrastruktur, Ini Daftar Proyek Besar Tahun 2026

- Publisher

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Pemprov Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggenjot pembangunan infrastruktur pada tahun 2026 dengan mengalokasikan anggaran besar mencapai Rp362,5 miliar. Dana tersebut dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) untuk membiayai sekitar 30 paket pekerjaan strategis yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, dilansir dari laman RRI, Rabu (8/4/2026) menjelaskan, bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari total pinjaman daerah sebesar Rp400 miliar yang difokuskan pada belanja modal. Dari jumlah itu, sekitar Rp213,1 miliar dialokasikan khusus untuk program prioritas tahun anggaran 2026.

“Anggaran ini difokuskan pada tujuh program strategis dan puluhan paket pekerjaan yang menyasar sektor infrastruktur dasar dan pelayanan publik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Inflasi Kepri Stabil dan Terkendali, di Bawah Target Nasional

Fokus Proyek Strategis

Dari puluhan proyek yang berjalan, terdapat tujuh paket strategis utama yang menjadi prioritas pemerintah. Proyek-proyek ini tersebar di sejumlah wilayah, seperti Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Natuna.

Beberapa proyek besar yang menjadi sorotan antara lain:

  • Pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib dengan nilai total Rp110 miliar (multiyears)
  • Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat senilai Rp101 miliar (multiyears)
  • Penataan lanjutan Kawasan Gurindam 12
  • Peningkatan dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan di Karimun, Bintan, dan Lingga
  • Pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah di Natuna

Khusus untuk proyek multiyears, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp30,8 miliar pada 2026, sementara sisanya akan dilanjutkan pada 2027.

BACA JUGA:  Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Lanjutkan Safari Ramadhan di Masjid Al-Istiqomah Sagulung
Sejumlah pembangunan dan fasilitas Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib. Foto: INIKEPRI.COM/Dinas PUPR

Sebaran 30 Paket Infrastruktur

Selain proyek strategis, terdapat sekitar 30 paket pekerjaan lain yang mencakup berbagai sektor, di antaranya:

Sektor Kesehatan & Fasilitas Publik:

  • Rehabilitasi RSUD Raja Ahmad Tabib
  • Pembangunan jaringan pipa dan fasilitas pendukung rumah sakit
  • Renovasi gedung pemerintahan dan arsip daerah

Sektor Jalan dan Transportasi:

  • Peningkatan Jalan Letung–Pelabuhan Letung di Anambas
  • Rekonstruksi Jalan Toapaya–Tembeling di Bintan
  • Peningkatan Jalan Simpang Tugu Nenas–Simpang Urung di Karimun
  • Peningkatan Jalan pesisir dan akses kawasan strategis

Sektor Drainase dan Lingkungan:

  • Pembangunan box culvert di Lingga dan Tanjungpinang
  • Normalisasi sungai dan saluran utama di kawasan permukiman
  • Rehabilitasi fasilitas lingkungan hidup
BACA JUGA:  Silaturahmi Penuh Makna, Gubernur Ansar Ajak Masyarakat Kepri di Pekanbaru Bersatu Majukan Daerah

Sektor Keagamaan & Budaya:

  • Rehabilitasi Masjid Nur Ilahi Dompak
  • Penataan kawasan budaya Pulau Penyengat

Seluruh proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dorong Pertumbuhan dan Konektivitas

Rodi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan konektivitas yang lebih baik, distribusi barang dan jasa diharapkan semakin lancar.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Kepri,” jelasnya.

Dengan masifnya pembangunan ini, Pemprov Kepri berharap mampu mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan aksesibilitas.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital
Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kepri Berpotensi Hujan, Natuna Berstatus Warning
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Semarak Idul Adha 1447 Hijriah, BP Batam Sembelih 33 Hewan Kurban Tingkatkan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Senin, 1 Juni 2026 - 12:59 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:24 WIB

STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:00 WIB

BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kepri Berpotensi Hujan, Natuna Berstatus Warning

Berita Terbaru