Ansar Minta Dukungan Pengawasan Kejahatan Trans Nasional

- Publisher

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/5) pagi. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Ansar bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/5) pagi. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad meminta dukungan pengawasan untuk mencegah tindakan kejahatan trans nasional di Kepulauan Riau.

Hal ini disampaikan Gubernur Ansar menanggapi pengungkapan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar di Kepulauan Riau belum lama ini.

Dukungan pengawasan itu disampaikan Gubernur Ansar kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Teguh Subroto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (26/5) pagi.

Permintaan pengawasan juga telah disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat lawatan ke Kepri beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri, BRC dan CIQP Bahas Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisman

Menurut Gubernur Ansar, fakta dijadikannya wilayah Kepulauan Riau sebagai jalur perdagangan ilegal, memang tidak bisa dinafikan. Ini terbukti dari terungkapnya sejumlah “kasus besar” belum lama ini. Baik penyelundupan narkoba, maupun bahan lain seperti barang tambang.

“Oleh karena itu kita meminta dukungan pengawasan. Salah satunya kepada Kejaksaan RI melalui Kajati. Beberapa waktu lalu saya juga telah meminta dukungan kepada Kapolri saat berkunjung ke Batam,” pungkas Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Usut korupsi Pengaturan Cukai, Kepala BP Bintan Diperiksa KPK

Berkaitan dengan kejahatan trans nasional, kata Gubernur Ansar, geo strategis Kepulauan Riau memang sangat strategis sebagai jalur perdagangan termasuk dimanfaatkan sebagai jalur peredaran barang ilegal.

“Maka Kepri selalu digunakan untuk jalur-jalur perdagangan ilegal, terutama penyelundupan narkoba dan bahan-bahan terlarang lainnya,” ungkap Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Pemerintah Pusat Biaya Survei Kedalaman Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

Atas dasar inilah Gubernur Ansar meminta dukungan agar intensitas pengawasan di Kepri dapat diperketat.

“Ini karena jalur-jalur kita selalu digunakan untuk jalur kejahatan trans nasional,” sebut Gubernur lagi.

“Belum lama ini kami berkunjung ke Lapas. Kami mendapatkan informasi jika sebagian besar, 70-80 persen narapidana yang ada adalah yang terkait dalam kasus narkoba. Ini tentunya sangat mengkhawatirkan,” pungkas Gubernur.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Pasar Murah Dibuka Cen Sui Lan, Warga Kelarik Berbondong-bondong Belanja Kebutuhan Pokok
Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Beras untuk Keluarga Rawan Pangan di Bunguran Utara
BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Bupati Natuna Temui Pelaku UMKM di PLUT, Fokus Tingkatkan Harga Jual dan Kemasan Produk

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:51 WIB

Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Beras untuk Keluarga Rawan Pangan di Bunguran Utara

Berita Terbaru