Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

- Publisher

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat dinilai memiliki prospek besar sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Kepulauan Riau.

Penilaian tersebut disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, saat meninjau langsung kawasan tersebut, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, kekuatan utama Pulau Penyengat terletak pada nilai historis dan budaya yang melekat kuat, termasuk perannya dalam perjalanan lahirnya bahasa Indonesia.

“Potensinya sangat besar untuk dikembangkan sebagai wisata sejarah dan kebudayaan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan Ketua IDI, Wako Rahma: Semoga Bisa Bersinergi dengan Pemko

Ia meyakini, keberadaan museum dan monumen tersebut nantinya tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara, terutama jika dikombinasikan dengan penyelenggaraan event berskala internasional.

Selama kunjungannya, Medrilzam mengaku terkesan dengan daya tarik kawasan tersebut. Ia menyempatkan diri mengunjungi sejumlah titik penting, mulai dari masjid bersejarah hingga balai adat, yang dinilainya memiliki nilai budaya tinggi.

“Rasanya belum lengkap ke Kepri kalau tidak singgah ke Penyengat. Tempat ini punya daya tarik yang kuat,” katanya.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Resmikan Flyover Pertama Sepanjang 450 Meter di Tanjungpinang

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengungkapkan bahwa proses pembangunan segera memasuki tahap awal. Peletakan batu pertama ditargetkan dapat dilakukan pada Juni 2026.

“Kita sedang menunggu proses lelang manajemen konstruksi. Insyaallah, pertengahan tahun ini sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Ansar optimistis kehadiran museum dan monumen tersebut akan memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai destinasi wisata sejarah di kawasan barat Indonesia.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Minta Gaji PTK Non ASN Dibayar Secepatnya

Ia juga menilai, meningkatnya kunjungan wisatawan akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar Pulau Penyengat.

“Kalau wisatawan meningkat, tentu akan berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal,” ujarnya.

Dengan perpaduan nilai sejarah, budaya, dan rencana pengembangan infrastruktur, Pulau Penyengat diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata baru yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga memperluas daya tarik pariwisata Kepulauan Riau di kancah nasional hingga internasional.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru
Gerak Cepat Pemko Tanjungpinang, 75 Ton Air Bersih Disalurkan: Distribusi Masih Terus Berlanjut

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru