Pemerintah Bangun Tangki Minyak di Karimun Mulai Mei 2026, Dongkrak Cadangan Nasional Jadi 30 Hari

- Publisher

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan cadangan operasional minyak nasional hingga mencapai 30 hari, dari posisi saat ini sekitar 21 hari.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan membangun infrastruktur tangki penyimpanan minyak baru di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Bahlil mengatakan pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan mulai pada Mei 2026.

BACA JUGA:  KPU Karimun Ingatkan Jangan Takut Salurkan Hak Suara Pilkada

“Sekarang ada penambahan lagi tujuh hari dari Karimun. Ini yang sedang kami komunikasikan sehingga bisa mencapai satu bulan. Bulan Mei insya Allah kita mulai pembangunan,” kata Bahlil, Jumat pekan lalu.

Menurutnya, tambahan kapasitas penyimpanan dari Karimun akan menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

BACA JUGA:  Tim Panther Polres Karimun Amankan 3 Orang Pemilik Sabu dan Ekstasi

Selain stok BBM, pemerintah juga terus memantau cadangan LPG nasional yang saat ini berada di atas 10 hari.

Bahlil menilai kondisi tersebut menunjukkan Indonesia telah berhasil melewati fase kritis akibat tekanan geopolitik global yang sempat memengaruhi rantai pasok energi.

“Masa kritis kita terhadap dinamika global untuk BBM alhamdulillah sudah kita lewati. Tapi saya minta masyarakat tetap bijak dalam memakai BBM maupun LPG,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Serahkan Beras Bantuan Pangan Pemerintah Tahap-II Untuk 535 KPM di Karimun

Ia menegaskan pembangunan tangki minyak di Karimun merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat stabilitas pasokan energi nasional.

Dengan peningkatan kapasitas cadangan hingga 30 hari, Indonesia diharapkan memiliki daya tahan lebih kuat terhadap fluktuasi pasokan maupun gejolak harga energi dunia.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru