INIKEPRI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan cadangan operasional minyak nasional hingga mencapai 30 hari, dari posisi saat ini sekitar 21 hari.
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan membangun infrastruktur tangki penyimpanan minyak baru di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Bahlil mengatakan pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan mulai pada Mei 2026.
“Sekarang ada penambahan lagi tujuh hari dari Karimun. Ini yang sedang kami komunikasikan sehingga bisa mencapai satu bulan. Bulan Mei insya Allah kita mulai pembangunan,” kata Bahlil, Jumat pekan lalu.
Menurutnya, tambahan kapasitas penyimpanan dari Karimun akan menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.
Selain stok BBM, pemerintah juga terus memantau cadangan LPG nasional yang saat ini berada di atas 10 hari.
Bahlil menilai kondisi tersebut menunjukkan Indonesia telah berhasil melewati fase kritis akibat tekanan geopolitik global yang sempat memengaruhi rantai pasok energi.
“Masa kritis kita terhadap dinamika global untuk BBM alhamdulillah sudah kita lewati. Tapi saya minta masyarakat tetap bijak dalam memakai BBM maupun LPG,” ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan tangki minyak di Karimun merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat stabilitas pasokan energi nasional.
Dengan peningkatan kapasitas cadangan hingga 30 hari, Indonesia diharapkan memiliki daya tahan lebih kuat terhadap fluktuasi pasokan maupun gejolak harga energi dunia.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















