INIKEPRI.COM — Perjalanan ibadah haji tahun 2026 menjadi pengalaman tersendiri bagi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang tahun ini berangkat melalui jalur haji reguler bersama Kloter 25 Embarkasi Batam.
Di sela rangkaian ibadah di Tanah Suci, Amsakar berkesempatan bertemu dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kota Makkah, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan berlangsung hangat di Hotel Moro Al Alameyah. Keduanya tampak berbincang santai sambil bertukar kabar terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
“Alhamdulillah, di sela kegiatan ibadah saya bisa kembali bersilaturahmi dengan Bang Dahnil di Makkah. Kami berbincang cukup banyak mengenai suasana pelayanan haji dan kondisi jemaah Indonesia di Tanah Suci,” ujar Amsakar kepada Media Center Haji di Makkah, Senin (25/5/2026).
Apresiasi Pelayanan Haji Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia yang dinilainya semakin baik dan sigap membantu kebutuhan jemaah.
Menurutnya, keberadaan petugas di berbagai hotel sangat membantu jemaah, khususnya saat membutuhkan informasi, pendampingan, maupun pelayanan kesehatan.
“Saya melihat pelayanan petugas haji sekarang jauh lebih tertata dan responsif. Kehadiran mereka sangat membantu jemaah, terutama bagi yang membutuhkan arahan dan pendampingan selama menjalankan ibadah,” katanya.
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan tersebut memberikan rasa nyaman bagi para jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Tetap Pilih Haji Reguler
Amsakar juga mengungkapkan alasannya memilih menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler dibandingkan jalur haji khusus.
Menurutnya, pelayanan haji reguler saat ini sudah cukup baik dan mampu memenuhi kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya memang memilih jalur reguler karena merasa fasilitas dan pelayanannya sudah memadai. Saya juga terbiasa menggunakan pelayanan umum seperti ini,” ujarnya.
Keputusan Amsakar berangkat melalui jalur reguler turut mendapat perhatian dari sejumlah jemaah asal Batam yang berada dalam rombongannya.
Bagi sebagian jemaah, pilihan tersebut dinilai menunjukkan kesederhanaan sekaligus kedekatan pemimpin daerah dengan masyarakat yang menjalankan ibadah melalui antrean reguler.
Penulis : DI
Editor : IZ

















