INIKEPRI.COM – Bupati Natuna Cen Sui Lan memimpin rapat evaluasi siaga darurat bencana di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam rapat tersebut, Cen Sui Lan menegaskan pentingnya langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kami minta seluruh pihak terkait terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena risikonya sangat besar terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.
Selain membahas kesiapsiagaan lapangan, Bupati Cen Sui Lan juga menyoroti pengelolaan bantuan logistik yang diterima dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk penanganan bencana di Natuna.
Ia menegaskan seluruh bantuan harus dimanfaatkan secara optimal, tepat sasaran, serta dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.
“Setiap bantuan yang telah diterima harus benar-benar digunakan sesuai peruntukan. Pengelolaannya harus transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh petugas maupun masyarakat terdampak,” tegasnya.
Cen Sui Lan turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas respons cepat dalam menyalurkan bantuan logistik ke Natuna.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting bagi daerah perbatasan seperti Natuna dalam menghadapi kondisi darurat kebencanaan.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Sosial atas respons cepatnya. Bantuan ini sangat membantu penanganan bencana di Natuna, terutama mengingat posisi daerah kita sebagai wilayah terdepan NKRI,” katanya.
Adapun bantuan yang diterima Pemkab Natuna meliputi bahan pangan, perlengkapan keluarga, hingga sarana evakuasi, di antaranya 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk siap saji, 10 unit tenda keluarga, 425 lembar kasur, 350 selimut, 350 paket family kit, serta 240 paket perlengkapan anak.
Dalam kesempatan itu, Cen Sui Lan juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk segera menyusun analisis kebutuhan peralatan penanganan bencana, khususnya untuk penanggulangan karhutla.
Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor krusial agar pemerintah daerah dapat bergerak cepat saat terjadi keadaan darurat.
“Peralatan dan sarana pendukung harus dipetakan sejak dini. Jangan sampai saat bencana terjadi, kita justru belum siap dari sisi perlengkapan,” ujar Cen Sui Lan.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana demi melindungi keselamatan masyarakat.
Penulis : RP
Editor : IZ

















