INIKEPRI.COM – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, menghadiri mediasi dan audiensi yang digelar Polresta Barelang terkait rencana aksi unjuk rasa komunitas sopir truk Bumi Armada Jaya, Rabu (6/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Mapolresta Barelang itu digelar menyusul penolakan BAJ terhadap kebijakan penghentian aktivitas tambang pasir dan tanah timbun di wilayah Batam.
Audiensi dipimpin langsung Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, dan turut dihadiri sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Batam serta BP Batam.
Dalam keterangannya, Anwar Anas mengapresiasi langkah mediasi yang dilakukan aparat kepolisian sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh semangat mencari solusi terbaik atas persoalan yang berkembang.
“Pertemuan berjalan komunikatif dan penuh kesadaran bersama bahwa seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni mencari jalan terbaik untuk kepentingan Batam,” ujarnya.
Ia menilai, pendekatan dialog menjadi langkah penting agar setiap kebijakan yang diambil tetap memperhatikan berbagai aspek, termasuk dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Anwar juga berharap komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus dibangun secara terbuka sehingga persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
“Yang terpenting bagaimana solusi yang dihasilkan nantinya tetap memperhatikan keberlanjutan pembangunan sekaligus kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Mediasi tersebut sekaligus menjadi upaya meredam potensi gesekan menjelang rencana aksi yang sebelumnya akan digelar komunitas sopir truk BAJ terkait kebijakan penghentian tambang pasir dan tanah timbun di Batam.
Penulis : RP
Editor : IZ

















