INIKEPRI.COM – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyempatkan diri hadir di rumah duka almarhum Minarto, yang akrab disapa Kuntiu, di kawasan Jalan Pramuka, Ranai, Rabu (24/6/2026).
Kehadiran Cen Sui Lan didampingi suaminya, H. Raja Mustakim, menjadi bentuk empati dan kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka. Suasana haru terasa ketika rombongan tiba dan disambut oleh keluarga serta para pelayat yang telah lebih dulu hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Cen Sui Lan menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia juga menyempatkan berbincang dengan kerabat dan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memberikan penguatan agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
Menurut Cen Sui Lan, kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas sebagai kepala daerah, melainkan bentuk kebersamaan dengan masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.
“Saya datang untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Bagi kami, beliau bukan hanya warga Natuna, tetapi bagian dari keluarga besar daerah ini. Kehilangan yang dirasakan keluarga hari ini juga menjadi duka bagi kita semua,” ujar Cen Sui Lan.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Saya berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keteguhan hati, serta kekuatan untuk melanjutkan kehidupan ke depan,” lanjutnya.
Dalam kunjungan itu, Cen Sui Lan terlihat beberapa kali berbincang dengan istri almarhum dan anggota keluarga lainnya. Kehadiran orang nomor satu di Natuna tersebut memberikan suasana hangat di tengah duka yang menyelimuti rumah keluarga almarhum.
Sementara itu, mewakili keluarga besar, Kolonel (Purn.) TNI AU Fani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Natuna dan rombongan.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Ibu Bupati beserta Bapak Raja Mustakim yang telah meluangkan waktu untuk datang langsung. Kehadiran beliau menjadi penghiburan dan memberikan semangat bagi keluarga kami di tengah suasana duka ini,” katanya.
Almarhum Kuntiu dikenal luas oleh masyarakat Ranai sebagai sosok yang mudah bergaul dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Senubing, Ranai.
Kunjungan Cen Sui Lan ke rumah duka menjadi cerminan kepedulian pemerintah daerah yang tidak hanya hadir dalam urusan pembangunan, tetapi juga berada di tengah masyarakat saat menghadapi kehilangan dan kesedihan.

















