INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya peran Ketua RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui komunikasi yang efektif di tingkat lingkungan, berbagai program dan kebijakan pemerintah diharapkan dapat tersampaikan secara utuh sekaligus mencegah munculnya miskomunikasi maupun misinformasi.
Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama Ketua RT, RW, dan LPM Kecamatan Sagulung Triwulan II Tahun 2026 di Gedung Serba Guna SP Plaza, Kecamatan Sagulung, Senin (6/7/2026) malam.
Menurut Amsakar, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat komunikasi antara Pemerintah Kota Batam dengan masyarakat melalui para pemimpin lingkungan.
“Silaturahmi ini menjadi cara kami membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat. Kami ingin menyampaikan secara langsung berbagai program, capaian, dan kebijakan yang telah dijalankan pemerintah,” ujarnya.
Ia mengatakan RT, RW, dan LPM merupakan ujung tombak pemerintah di tingkat lingkungan sehingga diharapkan mampu menjadi penyambung informasi yang benar kepada masyarakat.
“Kami berharap rekan-rekan RT, RW, dan LPM dapat menjadi perpanjangan lisan kami dalam menyampaikan berbagai kebijakan kepada masyarakat. Dengan begitu, tidak ada lagi miskomunikasi maupun misinformasi yang berkembang di ruang publik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengungkapkan dirinya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, baru saja memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia untuk memaparkan capaian pembangunan Kota Batam.
“Semalam kami mendapat undangan mendadak dari Bapak Presiden. Beliau memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan berbagai capaian pembangunan di Batam. Alhamdulillah, berbagai capaian tersebut dinilai memberikan kontribusi yang cukup signifikan, terutama terhadap investasi nasional,” ungkapnya.
Selain menyampaikan perkembangan pembangunan, Amsakar mengajak seluruh masyarakat mendukung peluncuran Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Ia meminta RT, RW, dan LPM berperan aktif mengedukasi masyarakat agar mendaftarkan diri ke sistem Perlinsos yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD), sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Batam mendaftarkan diri ke Portal Perlinsos. Peran RT, RW, dan LPM sangat penting untuk membantu menyosialisasikan program ini agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, hingga saat ini sebanyak 688 kepala keluarga telah terdaftar dalam sistem Perlinsos. Pemerintah Kota Batam menargetkan jumlah tersebut terus bertambah sebelum peluncuran resmi aplikasi pada November mendatang.
Sementara itu, perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Sagulung, Holdi, menyambut baik forum silaturahmi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi wadah komunikasi yang efektif antara pemerintah dan perangkat lingkungan.
“Kami, RT, RW, dan LPM siap menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat,” ujarnya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















