Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai

- Publisher

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kota Dumai dalam kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Komisi I DPRD Kota Dumai dalam kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Percepatan pembangunan Kota Batam menjadi perhatian Komisi I DPRD Kota Dumai dalam kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/8/2026).

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Bahari, datang untuk menggali pengalaman Batam dalam mengelola pembangunan daerah. Sejumlah isu menjadi bahan pembahasan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendidikan, perlindungan tenaga kerja, pariwisata, hingga strategi menarik investasi.

Bahari mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum bagi DPRD Dumai untuk mempelajari kebijakan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Batam.

“Tujuan utama kunjungan kerja kami adalah belajar dan bertukar pengalaman. Selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah, baru kali ini kami diterima langsung oleh kepala daerah. Ini menjadi kehormatan sekaligus menunjukkan komitmen Batam dalam membangun kolaborasi antardaerah,” ujar Bahari.

Menurut Bahari, pengalaman Batam dalam mengembangkan sektor pendidikan juga relevan dengan upaya DPRD Dumai mendorong peningkatan kualitas SDM. Pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menyiapkan masyarakat menghadapi kebutuhan pembangunan di masa mendatang.

BACA JUGA:  Usai Pemeriksaan Kesehatan, Amsakar-Li Claudia Puji Pelayanan RSBP Batam

Menanggapi kunjungan tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut pertukaran pengalaman antardaerah merupakan bagian penting dalam memperkuat pembangunan.

Ia mengatakan setiap daerah memiliki tantangan dan keunggulan masing-masing. Karena itu, pengalaman yang berhasil diterapkan di satu daerah dapat menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain, sepanjang disesuaikan dengan kondisi setempat.

Salah satu perhatian utama Pemko Batam, kata Amsakar, adalah pembangunan manusia. Pemerintah tidak hanya mengalokasikan anggaran untuk pendidikan, tetapi juga memperkuat perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di sektor rentan.

“Tidak masalah jika anggaran yang dialokasikan cukup besar, selama hasilnya mampu melahirkan generasi yang unggul. Bersamaan dengan itu, kami juga menjalankan program perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan agar mereka memiliki jaminan sosial,” kata Amsakar.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar kemudian memaparkan sejumlah faktor yang menurutnya ikut mendorong percepatan pembangunan Batam dalam satu tahun lima bulan terakhir.

Ia menyebut setidaknya ada tiga kekuatan yang saling menopang, yakni dukungan pemerintah pusat, regulasi yang memberikan kemudahan dalam pelayanan, serta hubungan yang semakin erat antara Pemko Batam dan BP Batam.

BACA JUGA:  28 Kali Beraksi, Jambret Spesialis Gelang Emas Ini Diamankan Polsek Nongsa

Menurut Amsakar, dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai kawasan strategis pertumbuhan ekonomi.

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto beberapa kali memberikan arahan agar Batam terus dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional sekaligus pusat investasi.

“Kami beberapa kali mendapat arahan langsung dari Presiden agar Batam terus dikembangkan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan pusat investasi nasional. Dukungan itu menjadi energi bagi kami untuk mempercepat berbagai program pembangunan,” ujarnya.

Selain dukungan pusat, Amsakar menilai keberadaan regulasi yang memberikan kewenangan dan kemudahan pelayanan turut membantu pemerintah mempercepat proses investasi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Faktor lainnya adalah koordinasi antara Pemko Batam dan BP Batam. Menurut Amsakar, hubungan yang harmonis antara kedua institusi tersebut menjadi salah satu modal penting agar pembangunan dapat berjalan tanpa terhambat persoalan kewenangan.

BACA JUGA:  Perda 2016 Tak Lagi Relevan, Ranperda Lingkungan Baru Disiapkan untuk Batam Berkelanjutan

“Kolaborasi yang baik antara Pemko Batam dan BP Batam membuat berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif tanpa ego sektoral,” katanya.

Tidak hanya berbicara mengenai kebijakan, Amsakar juga memaparkan perkembangan investasi yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Batam. Sejumlah proyek strategis dengan skala internasional disebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap kota industri dan perdagangan tersebut.

Bagi DPRD Dumai, berbagai pengalaman yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk melihat kemungkinan penerapan kebijakan serupa sesuai karakteristik daerah mereka.

Pertukaran pengalaman antara Batam dan Dumai pun tidak hanya menyentuh persoalan investasi, tetapi juga bagaimana pemerintah daerah membangun SDM, memberikan perlindungan kepada pekerja, mengembangkan pariwisata, serta menciptakan tata kelola yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi.

Melalui kunjungan tersebut, kedua daerah diharapkan dapat terus membuka ruang kolaborasi dan berbagi praktik pembangunan, terutama dalam menghadapi tuntutan daerah untuk tumbuh lebih cepat sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas kepada masyarakat.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru