Pemko Batam dan BPS Perkuat Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Pelaku Usaha Diminta Beri Data yang Benar

- Publisher

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat menerima petugas Sensus Ekonomi 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat menerima petugas Sensus Ekonomi 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam memperkuat koordinasi untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM, diminta ikut berperan dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai dengan kondisi usaha masing-masing. Data tersebut dinilai penting karena akan menjadi gambaran mengenai kondisi perekonomian Batam sekaligus bahan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Evaluasi Sensus Ekonomi Kota Batam 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam, Senin (10/8/2026).

Dalam rapat tersebut, BPS Kota Batam memaparkan perkembangan pendataan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sensus di lapangan. Penguatan sosialisasi menjadi salah satu perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami tujuan SE2026 serta tidak ragu memberikan keterangan kepada petugas.

BACA JUGA:  Amsakar Minta Warga Cerenti di Batam Jaga Kekompakan dan Soliditas

Kepala BPS Kota Batam, Devi Indriastuti, mengatakan keterlibatan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menghasilkan data ekonomi yang menggambarkan kondisi Batam secara nyata.

“Tanpa keterangan yang benar, gambaran perekonomian di Kota Batam tidak akan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Ini sangat penting karena data menjadi dasar dalam menentukan kebijakan,” ujar Devi.

Menurutnya, BPS memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, informasi yang diberikan oleh masyarakat dan pelaku usaha menjadi bagian penting dari keseluruhan proses sensus.

“Yang bertanggung jawab terhadap data ekonomi adalah BPS. Karena itu, BPS berkewajiban mendapatkan data yang benar agar kebijakan yang dihasilkan juga tepat dan pada akhirnya masyarakat menjadi lebih sejahtera,” katanya.

BACA JUGA:  Tinjau Layanan Puskesmas Seiring Libur Panjang, Syamsul : Terima Kasih Petugas Medis

Di sisi lain, Firmansyah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam turut mendukung pelaksanaan SE2026. Dukungan tersebut antara lain dilakukan dengan membantu memberikan informasi yang dibutuhkan petugas sesuai ketentuan.

Firmansyah juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha tidak menutup diri ketika didatangi petugas sensus. Ia mengingatkan agar masyarakat memastikan petugas yang datang membawa identitas resmi.

“Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, meningkatkan iklim investasi, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” kata Firmansyah.

Menurutnya, kualitas hasil sensus sangat bergantung pada kualitas informasi yang diterima petugas. Semakin lengkap dan akurat data yang dihimpun, semakin jelas pula gambaran mengenai perkembangan ekonomi Batam.

SE2026 sendiri mencakup berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari perdagangan, industri, jasa hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Data yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat membantu pemerintah melihat struktur dan perkembangan ekonomi secara lebih utuh.

BACA JUGA:  Bakamla-USGC Bahas Soal Pengembangan Pusat Pelatihan Maritim di Batam

Pendataan lapangan SE2026 berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dengan waktu pendataan yang masih berjalan, Pemko Batam dan BPS kembali mengingatkan masyarakat serta pelaku usaha untuk mengambil bagian dalam sensus dengan memberikan keterangan sesuai kondisi sebenarnya.

Partisipasi tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan pendataan, tetapi juga ikut menentukan kualitas data yang nantinya digunakan sebagai salah satu dasar perencanaan pembangunan ekonomi Batam.

“Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan agar Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan Kota Batam,” ujar Firmansyah.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland
Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Amsakar Achmad Kembali Pimpin MD KAHMI Batam, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2031

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:59 WIB

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s

Jumat, 25 September 2026 - 06:03 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Berita Terbaru