Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

- Publisher

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bulan Ramadan 1448 Hijriah atau Ramadan 2027 masih beberapa bulan lagi. Meski begitu, perkiraan awal bulan suci tersebut sudah mulai dapat diketahui melalui perhitungan kalender Hijriah dan data astronomi.

Untuk saat ini, 1 Ramadan 1448 H diperkirakan jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.

Perkiraan tersebut sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah. Sementara dari sisi pemerintah, tanggal resmi awal Ramadan nantinya akan ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui sidang isbat.

Artinya, tanggal 8 Februari 2027 belum merupakan keputusan final pemerintah. Penetapan resmi baru dilakukan setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat menjelang akhir bulan Syaban.

Pemerintah Tetapkan Lewat Sidang Isbat

Dalam penentuan awal Ramadan, pemerintah menggunakan mekanisme sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak dan data astronomi.

Kementerian Agama akan mempertimbangkan hasil perhitungan atau hisab serta hasil pengamatan rukyatul hilal di sejumlah lokasi pemantauan di Indonesia.

Data astronomi dari lembaga terkait, termasuk BMKG, dapat menjadi bahan pendukung untuk menggambarkan posisi hilal pada saat menjelang pergantian bulan Hijriah.

Karena itu, BMKG bukan pihak yang menetapkan awal Ramadan. Penetapan resmi awal Ramadan untuk pemerintah dilakukan melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Mengapa 8 Februari 2027?

Salah satu gambaran astronomis yang digunakan dalam memperkirakan awal Ramadan 1448 H adalah posisi hilal pada akhir Syaban.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Resmikan Bandara Yogyakarta International Airport

Berdasarkan data astronomi yang dikutip dalam sumber tersebut, pada saat Matahari terbenam 6 Februari 2027, posisi hilal di wilayah Indonesia diperkirakan masih berada di bawah ufuk.

Ketinggian hilal diperkirakan berada pada kisaran minus 4,52 derajat di Jayapura hingga minus 3,22 derajat di Tua Pejat.

Dalam kriteria MABIMS yang digunakan Indonesia bersama Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura, hilal memenuhi kriteria visibilitas apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Dengan kondisi tersebut, hilal pada 6 Februari diperkirakan belum memenuhi kriteria.

Jika kondisi tersebut menjadi dasar perhitungan, Syaban 1448 H akan digenapkan menjadi 30 hari. Ramadan kemudian diperkirakan dimulai setelahnya.

Dengan demikian, malam pertama Ramadan diperkirakan berlangsung pada Minggu malam, 7 Februari 2027, sedangkan puasa hari pertama diperkirakan jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.

Muhammadiyah Juga Mengarah ke 8 Februari

Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) juga mencantumkan 1 Ramadan 1448 H pada Senin, 8 Februari 2027.

Meski demikian, perlu dibedakan antara kalender atau prediksi dengan penetapan resmi.

Muhammadiyah nantinya memiliki penetapan tersendiri melalui maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah.

BACA JUGA:  Muhammadiyah : Sebaiknya Salat Idul Adha di Lapangan Ditiadakan

Sementara pemerintah akan menetapkan awal Ramadan melalui sidang isbat Kementerian Agama.

Dengan demikian, perkiraan tanggal awalnya sama, tetapi mekanisme penetapannya berbeda.

Perbedaan Bisa Terjadi di Akhir Ramadan

Menariknya, meski sama-sama mengarah ke 8 Februari 2027 sebagai awal Ramadan, terdapat perbedaan mengenai panjang bulan Ramadan.

Berdasarkan kalender Muhammadiyah, Ramadan 1448 H diperkirakan berlangsung selama 29 hari, sehingga 29 Ramadan jatuh pada Senin, 8 Maret 2027.

Sementara berdasarkan perkiraan dalam sumber astronomis pemerintah, Ramadan berpotensi berlangsung 30 hari, dengan 30 Ramadan jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.

Perbedaan tersebut berkaitan dengan metode dan kriteria yang digunakan dalam penentuan kalender Hijriah.

Perkiraan Tanggal Ramadan 2027

Jika 1 Ramadan jatuh pada Senin, 8 Februari 2027, berikut urutan tanggal yang diperkirakan:

– 1 Ramadan: Senin, 8 Februari 2027
– 2 Ramadan: Selasa, 9 Februari 2027
– 3 Ramadan: Rabu, 10 Februari 2027
– 4 Ramadan: Kamis, 11 Februari 2027
– 5 Ramadan: Jumat, 12 Februari 2027
– 6 Ramadan: Sabtu, 13 Februari 2027
– 7 Ramadan: Minggu, 14 Februari 2027
– 8 Ramadan: Senin, 15 Februari 2027
– 9 Ramadan: Selasa, 16 Februari 2027
– 10 Ramadan: Rabu, 17 Februari 2027
– 11 Ramadan: Kamis, 18 Februari 2027
– 12 Ramadan: Jumat, 19 Februari 2027
– 13 Ramadan: Sabtu, 20 Februari 2027
– 14 Ramadan: Minggu, 21 Februari 2027
– 15 Ramadan: Senin, 22 Februari 2027
– 16 Ramadan: Selasa, 23 Februari 2027
– 17 Ramadan: Rabu, 24 Februari 2027
– 18 Ramadan: Kamis, 25 Februari 2027
– 19 Ramadan: Jumat, 26 Februari 2027
– 20 Ramadan: Sabtu, 27 Februari 2027
– 21 Ramadan: Minggu, 28 Februari 2027
– 22 Ramadan: Senin, 1 Maret 2027
– 23 Ramadan: Selasa, 2 Maret 2027
– 24 Ramadan: Rabu, 3 Maret 2027
– 25 Ramadan: Kamis, 4 Maret 2027
– 26 Ramadan: Jumat, 5 Maret 2027
– 27 Ramadan: Sabtu, 6 Maret 2027
– 28 Ramadan: Minggu, 7 Maret 2027
– 29 Ramadan: Senin, 8 Maret 2027
– 30 Ramadan: Selasa, 9 Maret 2027

BACA JUGA:  Tak Hanya Muhammadiyah, NU Juga Pernah Beda Hari Raya dengan Pemerintah

Jadi, untuk sementara 8 Februari 2027 menjadi tanggal yang diperkirakan sebagai hari pertama puasa Ramadan 1448 H.

Namun masyarakat tetap perlu menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama menjelang Ramadan 2027.

Bagi umat Islam, perkiraan ini dapat menjadi gambaran awal untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci, sembari menunggu keputusan resmi mengenai awal Ramadan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Berita Terbaru