Cek Fakta: Hoaks Surat Perintah Penyerahan Diri untuk Pemeriksaan Status COVID-19 dari Kemenkes

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Beredar surat dari Kementerian Kesehatan yang meminta warga untuk memeriksa status virus corona COVID-19. Surat ini beredar di media sosial pada 8 Mei 2020.

Surat tersebut terdapat logo Kementerian Kesehatan dan tanda tangan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Berikut isi suratnya:

Penerima yang terhormat.

Kolega saya telah menghubungi Anda sebelumnya tetapi tidak ada balasan dari Anda. Ada tiga kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di daerah Anda awal pekan lalu dan satu pasien telah mendaftarkan Anda sebagai salah satu kontak fisiknya dalam 14 hari terakhir.

Sejalan dengan modalitas pelacakan kontak dan dalam undang-undang yang kami operasikan di Pusat Pengendalian Penyakit Indonesia, kami sangat menyarankan agar Anda menyerahkan diri untuk pengujian COVID-19.

Rincian penting dari janji temu Anda dengan Disease Control Center terdapat formulir terlampir.

Baca pedoman dengan benar dan pastikan Anda mengajukan diri untuk pengujian karena gagal melakukannya akan mengakibatkan penangkapan dan penuntutan.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang email ini, jangan ragu untuk menghubungi saya kapan saja.

Salam.

Dr. Terawan Agus Putranto

Benarkah kabar ini?

BACA JUGA:  Cek Fakta : Kuota 10GB Gratis Untuk Melawan Virus Covid-19

Penelusuran Fakta

BACA JUGA:  Cek Fakta! [SALAH] Video “Kejadian Tadi Pagi di Riau Ga Boleh Sholat Berjamaah”

Tim cekfakta menelusuri surat dari Kemenkes, dengan mengecek akun Twitter resmi yang dikelola Kementerian Kesehatan, @KemenkesRI.

BACA JUGA:  Cek Fakta : Bekerja Dari Rumah Terkunci - Internet 50 GB Gratis

Dalam salah satu cuitannya, akun Twitter @KemenkesRI membantah memberi label “Hoax” dalam gambar surat tersebut.

 

Kesimpulan

Surat dari Kementerian Kesehatan yang meminta warga menyerahkan diri untuk memeriksa status virus corona COVID-19 ternyata tidak benar.

Berita Terkait

[HOAKS] Program Makan Bergizi Gratis Diubah Jadi Uang Tunai Rp300.000 per Bulan
Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos
[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim
[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar
Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta
Hoaks! Tidak Ada Pendaftaran Program Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan
HOAKS: Kopdes Merah Putih Tidak Menyediakan Layanan Pinjaman Online
Hoaks: Menteri Agama Bagikan Bantuan Dana Hibah Ratusan Juta ke Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:36 WIB

[HOAKS] Program Makan Bergizi Gratis Diubah Jadi Uang Tunai Rp300.000 per Bulan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:30 WIB

Hoaks Pinjaman BRI Rp5 Juta–Rp500 Juta Tanpa Survei Beredar di Medsos

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:10 WIB

[Hoaks] Klaim Indonesia Menembakkan Rudal ke Malaysia Ternyata Rekaman Gim

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:45 WIB

[CEK FAKTA] Klaim Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 50 Persen Tidak Benar

Rabu, 5 November 2025 - 16:59 WIB

Cek Fakta: Hoaks! Negara Tidak Akan Melunasi Hutang Bank di Bawah Rp5 Juta

Berita Terbaru