WHO: Virus Corona Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang & Bakal Jadi Endemik

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus Corona (COVID-19) mungkin tidak akan pernah hilang dan penduduk Bumi harus belajar untuk hidup dengannya. WHO kembali memperingatkan bahwa tidak ada jaminan pelonggaran pembatasan tidak akan membendung gelombang kedua virus Corona.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (14/05), sejumlah negara mulai melonggarkan pembatasan lockdown yang diberlakukan untuk membatasi penyebaran luas virus Corona. WHO menyatakan bahwa virus Corona mungkin tidak akan pernah hilang seluruhnya.

“Kita mendapati virus baru masuk ke populasi manusia untuk pertama kali dan oleh karena itu, sangat sulit untuk memprediksi kapan kita akan mengatasinya,” ucap Direktur Darurat WHO, Michael Ryan, dalam konferensi pers virtual dari Jenewa, Swiss.

BACA JUGA:  Nak Tau Cara Penanganan Covid-19? Selow, Batam Punya Arsip Lengkapnya

“Virus ini mungkin menjadi virus endemi lainnya di dalam masyarakat dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang,” cetusnya.

“HIV belum juga hilang — tapi kita telah menerima dan menghadapi virus itu,” imbuh Ryan yang pakar epidemiologi asal Irlandia ini.

Ryan menambahkan bahwa masih ada ‘jalan sangat panjang’ untuk dunia bisa kembali ke normal. Dia bersikeras menyatakan bahwa negara-negara dunia harus tetap berada di jalurnya.

“Ada beberapa pemikiran ajaib yang muncul bahwa lockdown berhasil dengan sempurna dan membuka kembali lockdown akan berjalan baik. Keduanya sama-sama dipenuhi banyak bahaya,” ucap Ryan mengingatkan.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Memperbanyak Ruang Karantina Covid-19

Lebih dari separuh populasi dunia berada di bawah lockdown sejak virus Corona muncul. Namun WHO memperingatkan bahwa tidak ada jaminan bahwa melonggarkan pembatasan tidak akan memicu datangnya gelombang kedua virus Corona.

“Banyak negara ingin keluar dengan langkah-langkah berbeda. Tapi rekomendasi kami adalah tetap kewaspadaan setiap negara harus berada di level setinggi mungkin,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Bakal Jadi Endemik Baru

Disinggung WHO, virus Corona akan menjadi endemik baru. Lalu apa bedanya pandemi dan endemik?

Mengacu pada kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), endemik merupakan penyakit yang muncul dalam wilayah tertentu. Endemik juga pada umumnya penyakit yang menetap dalam waktu yang lama di wilayah tertentu.

BACA JUGA:  1,1 Juta Orang di Afrika Telah Sembuh dari COVID-19, Apa Rahasianya?

Di Indonesia sendiri salah satu penyakit endemik yang dikenal adalah demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini pun tiap tahunnya akan terus muncul dan banyak memakan korban jiwa. Selain DBD, beberapa penyakit endemik lain di Indonesia, di antaranya malaria, hepatitis, hingga kusta.

Sedangkan pandemi merupakan penyebaran penyakit ke beberapa negara lain dan mempengaruhi sejumlah orang di seluruh dunia. Pandemi pun biasa disebut wabah penyakit global karena cakupannya lebih luas. Sebelum virus Corona, dunia sudah pernah mengalami pandemi, seperti Black Death, kolera, flu babi (H1N1), dan flu Spanyol.

Berita Terkait

AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim
Singapura Bentuk Badan Antariksa Nasional NSAS, Siap Beroperasi April
Batam Siap Jadi Pusat Eksekusi Industri Global, BP Batam Perluas Jaringan Investasi di Singapura
133 WNI Dideportasi dari Malaysia, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan ke Batam
Arab Saudi Temukan Cadangan Emas Raksasa di Wilayah Makkah, Produksi Diproyeksikan 250 Ribu Ons per Tahun
Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:29 WIB

AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:08 WIB

Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:25 WIB

Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:35 WIB

Singapura Bentuk Badan Antariksa Nasional NSAS, Siap Beroperasi April

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:49 WIB

Batam Siap Jadi Pusat Eksekusi Industri Global, BP Batam Perluas Jaringan Investasi di Singapura

Berita Terbaru