Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

- Publisher

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Pemerintah Arab Saudi dilaporkan menghentikan sementara pembangunan proyek ambisius The Mukaab di ibu kota Riyadh sejak 28 Januari 2026.

Proyek yang sempat dijuluki sebagian warganet sebagai “Ka’bah baru” itu merupakan salah satu ikon utama program Vision 2030 yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi agar tidak lagi bergantung pada sektor minyak.

Penghentian sementara pembangunan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi ulang terhadap prioritas belanja dan kelayakan finansial sejumlah megaproyek dalam agenda transformasi Vision 2030.

The Mukaab sebelumnya dirancang sebagai bangunan berbentuk kubus raksasa berukuran sekitar 400 meter x 400 meter. Struktur futuristik tersebut direncanakan memiliki teknologi layar berbasis kecerdasan buatan (AI) terbesar di dunia di bagian interiornya.

BACA JUGA:  Puluhan Orang di Norwegia Meninggal Usai Disuntik Vaksin Pfizer

Di dalam bangunan itu juga dirancang sebuah struktur bertingkat menyerupai ziggurat dengan ketinggian lebih dari 300 meter yang dapat digunakan pengunjung untuk menikmati tampilan visual imersif.

Namun di balik ambisinya, proyek ini menuai berbagai sorotan, termasuk terkait dampak lingkungan dan kebutuhan energi yang sangat besar.

Dalam konsep yang dipublikasikan sebelumnya, The Mukaab dirancang sebagai bangunan tertutup berskala masif yang membutuhkan sistem pendingin dan pencahayaan sepanjang tahun. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan semangat keberlanjutan yang diusung Saudi Green Initiative.

BACA JUGA:  Layanan Haji di Madinah sudah sesuai Kontrak, Berharap Kepuasan Jemaah Meningkat

Peneliti non-residen Arab Gulf States Institute sekaligus profesor Universitas Columbia, Yasser Elsheshtawy, menilai ukuran bangunan yang sangat besar akan membutuhkan konsumsi air dan energi dalam jumlah besar, sementara wilayah tersebut tergolong minim sumber daya air.

Selain itu, proses konstruksi dan operasional bangunan diperkirakan menghasilkan emisi karbon serta limbah konstruksi dalam volume signifikan.

Tak hanya soal lingkungan, desain The Mukaab juga sempat memicu perdebatan di media sosial karena dianggap memiliki kemiripan dengan Ka’bah, bangunan suci umat Islam yang berada di pusat Masjidil Haram, Mekkah.

BACA JUGA:  Pangeran Arab Saudi Diam-Diam Punya Lukisan Yesus Seharga Rp 6,9 T

Meski demikian, pemerintah Saudi sebelumnya menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan modern di Riyadh dan bukan replika tempat suci umat Islam.

The Mukaab sendiri masuk dalam daftar megaproyek yang dikelola Public Investment Fund (PIF), lembaga investasi negara Saudi yang mengelola aset bernilai sekitar US$925 miliar.

Belakangan, PIF disebut mulai melakukan pengendalian biaya dan peninjauan prioritas proyek-proyek besar seiring meningkatnya tekanan pembiayaan berbagai agenda pembangunan Vision 2030.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Berita Terbaru