AHY Masuk Kabinet. Pengamat : Dia Bisa Ikut Ritme Kerja Jokowi

- Publisher

Sabtu, 4 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Pengamat politik Wempy Hadir menilai, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) layak menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Hal itu disampaikan Wempy terkait isu reshuffle kabinet, di mana nama AHY disebut-sebut bakal menduduki kursi Menteri Koperasi dan UKM.

“Jadi Menteri Koperasi dan UKM, tidak masalah. Soal latar belakang tidak jadi soal bagi AHY untuk masuk dalam kekuasaan,” kata Wempy kepada wartawan, Jumat (3/7).

BACA JUGA:  Hore! Karyawan Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan

Direktur Eksekutif Indopolling Network ini menambahkan, jika sudah memiliki ketrampilan manajerial, maka AHY akan dengan mudah mengikuti ritme kerja dalam pemerintahan.

“Apalagi kelas menteri yang tidak terlalu ribet, saya kira tidak terlalu sulit bagi AHY untuk mengikuti ritme kerja karena semua sistem sudah dibangun,” terang dia.

BACA JUGA:  Pemilu 2024, KPU Siap Hadapi Evaluasi di DPR RI

Sebagai ketum partai, AHY telah belajar untuk menata organisasi. Kemampuan manajerial itulah yang menjadi modal dasar putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk menjadi menteri.

“Nggak masalah kalau dia mau jadi menteri. Apalagi sekarang dia sudah menjadi ketua umum partai, berarti kan dia sudah belajar untuk menata organisasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Heboh! Jokowi Numpang Kamar Mandi Warga

“Karena menjadi menteri itu kan kemampuan manajerial. Jadi kemampuan untuk menata struktur-struktur yang ada di pemerintahan baik tingkat pusat maupun daerah,” terang Wempy.

“Sebenarnya semua struktur itu sudah disiapkan, tergantung siapa leadernya,” ungkap Wempy.

Merahputih.com

Berita Terkait

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Berita Terbaru