Antisipasi Sapi Bodong Jelang Idul Adha, Karantina Karimun Perketat Pengawasan

- Admin

Jumat, 24 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, inikepri.com – Momen Idul Adha 1441 H, Kantor Karantina Hewan, Stasiun Karantina Pertanian Kelas II B Tanjungbalai Karimun memantau secara ekstra hewan kurban yang masuk.

Petugas mengantisipasi masuknya sapi kurban yang tidak dilengkapi dokumen, mereka menyebut sapi bodong.

Pada tahun lalu, ditemukan sejumlah hewan kurban yang masuk ke Karimun tidak memiliki dokumen. Pihak Karantina menemukan sebanyak 10 ekor hewan sapi kurban bodong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara modus hewan kurban bodong yang ditemukan di Karimun adalah pemilik memeriksakan satu ekor sapi dan kemudian memalsukan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk sapi-sapinya yang lain.

Baca Juga :  KPU Karimun: Belum Ada Aturan Mewajibkan Paslon Harus Swab atau Rapid Test

Tindakan yang dilakukan oleh sejumlah pedagang itu, semata-mata untuk mendapat keuntungan lebih. Namun, tidak memikirkan akibat atau dampak yang akan terjadi.

Koordinator Fungsional, Karantina Hewan, Stasiun Karantina Pertanian Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Jemi Diporianto mengatakan, jika saat ini belum ditemukan hal tersebut.

“Kalau tahun lalu ditemukan sekiatar 10 ekor tanpa dokumen, dua ekor tidak bisa menunjukkan surat karena terbawa kapal. Tapi, hingga saat ini belum ada (sapi bodong),” ujar Jemi, Rabu (22/7).

Baca Juga :  Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kembali Dibuka untuk PPLN Per 1 April 2022

Pemilik sapi diminta untuk mengurus SKKH dan surat izin karantina. Jika tahun ini masih ditemukan sapi bodong, pihaknya ditegaskan Jemi bakal melakukan penahanan selama tiga hari.

“Pemilik sapi bodong diminta melengkapi seluruh persyaratan. Berdasarkan asal daerah sapi tersebut berasal. Untuk mengurusnya di daerah asal. Dokumen SKKH, sekarang menyertakan uji lab brucellosis dan jembrana serta sertifikat karantina,” tambahnya.

Berita Terkait

Ketua TP-PKK Kepri Luncurkan Gercep Anting di Kabupaten Karimun
Peduli Korban Bencana di Karimun, Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar
Dugaan Pencatutan Tanda Tangan Menteri KKP Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri
Bersafari Ramadhan ke Karimun, Gubernur Ansar Disambut Hangat Tokoh-Tokoh Perempuan dari Berbagai Organisasi
Safari Ramadhan di Kabupaten Karimun, Ansar Serahkan Sejumlah Bantuan
Penyelundupan 45 Kotak Rokok Berhasil Digagalkan TNI AL di Perairan Danai TBK
Menhub RI Budi Didampingi Gubernur Kepri Tinjau Bandara RHA, Targetkan Didarati Boeing 737 di 2024.
RSUD Muhammad Sani Punya CT Scan dan Mamografi, Gubernur Ansar Tekankan Pentingnya Pemerataan Kesehatan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:21 WIB

Ketua TP-PKK Kepri Luncurkan Gercep Anting di Kabupaten Karimun

Jumat, 31 Mei 2024 - 07:15 WIB

Peduli Korban Bencana di Karimun, Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:46 WIB

Dugaan Pencatutan Tanda Tangan Menteri KKP Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

Rabu, 20 Maret 2024 - 03:28 WIB

Bersafari Ramadhan ke Karimun, Gubernur Ansar Disambut Hangat Tokoh-Tokoh Perempuan dari Berbagai Organisasi

Rabu, 20 Maret 2024 - 00:25 WIB

Safari Ramadhan di Kabupaten Karimun, Ansar Serahkan Sejumlah Bantuan

Selasa, 12 Maret 2024 - 04:37 WIB

Penyelundupan 45 Kotak Rokok Berhasil Digagalkan TNI AL di Perairan Danai TBK

Jumat, 9 Februari 2024 - 22:20 WIB

Menhub RI Budi Didampingi Gubernur Kepri Tinjau Bandara RHA, Targetkan Didarati Boeing 737 di 2024.

Rabu, 7 Februari 2024 - 03:15 WIB

RSUD Muhammad Sani Punya CT Scan dan Mamografi, Gubernur Ansar Tekankan Pentingnya Pemerataan Kesehatan

Berita Terbaru