Serentak, Dinkes Tanjungpinang Berikan Vitamin A pada Balita

- Admin

Rabu, 5 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Meskipun saat ini masyarakat hidup berdampingan dengan Covid-19, namun Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang tetap memperhatikan masalah stunting dan gizi bayi atau balita di Kota Tanjungpinang.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB, Rustam sebagaimana disampai melalui keterangan berita kepada Kadis Kominfo Kota Tanjungpinang, Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim, MT Selasa (3/8/2020).

Lebih lanjut Rustam menjelaskan, pertumbuhan balita merupakan kegiatan pengukuran berat badan (BB) dan panjang/tinggi badan (PB/TB) balita secara serentak di seluruh posyandu dan TK/PAUD yang ada di Kota Tanjungpinang. Tujuannya, untuk mendapatkan gambaran status gizi balita baik gizi kurang maupun gizi lebih.

Baca Juga :  Galeri Puan Jelita, Wadah Promosi Produk Kreatif Perempuan Tanjungpinang

“Saat ini masalah gizi di Indonesia masih cukup tinggi baik masalah gizi kurang (underweight), pendek (stunting), maupun kurus (wasting),” jelas Kadis Kesehatan.

Rustam mengatakan juga, keberhasilan pelaksanan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan serta pemberian vitamin A ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat.

“Tingginya partisipasi masyarakat dapat terlihat pada perbandingan jumlah balita yang ditimbang dengan jumlah balita yang ada. Jika partisipasi balita yang menimbang semakin tinggi, maka semakin banyak pula yang menggambarkan status gizi balita,” kata Rustam.

Baca Juga :  DPRD Tanjungpinang Sahkan LKPJ APBD 2022 Menjadi Perda

Selain itu, pelaksanaan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita serta pemberian kapsul vitamin A kepada balita 6-59 bulan harus disertai dengan penguatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE).

“Operasi timbang ini merupakan salah satu upaya dalam penurunan prevalensi balita pendek (stunting), yang dilaksanakan pada bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya serta terintegrasi dengan pemberian kapsul vitamin A bagi balita,” ucap Rustam.

Rustam menyebutkan ada beberapa hal yang harus dilakukan jika Posyandu tetap dioperasionalkan di tengah Covid-19 ini yaitu, memastikan kesehatan para kader yang bertugas dalam kondisi sehat, melengkapi kader dengan alat pelindung seperti, masker dan sarung tangan.

Baca Juga :  Terima Bantuan CSR Kimia Farma, Wako Rahma : Ini Menyelamatkan Pegawai dari Narkoba

Kemudian, mengatur jarak meja minimal 1 — 2 meter, menghimbau orangtua bayi dan balita membawa kain atau sarung sendiri untuk penimbangan atau bayi ditimbang bersama orang tua, mengatur masuknya pengunjung ke area pelayanan, menyediakan hand sanitizer, dan anak yang disuntik menunggu di luar area pelayanan sekitar 30 menit atau tempat terbuka sebelum pulang.

“Pengaturan ini sesuai Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 094/1737/BPD tentang operasional pos pelayanan terpadu dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” tutupnya.

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB