Coba Modus Baru, 3 Kapal Ikan Asing Kembali Diringkus KKP di Laut Natuna Utara

- Publisher

Kamis, 13 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Natuna, inikepri.com – Kapal Pengawas Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP-KKP) kembali melakukan penangkapan terhadap kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Pangkalan PSDKP Benoa-Bali Rabu (12/8/2020). Di depan awak media Edhy membeberkan operasi pengawasan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Orca 03, KP. Hiu 11 dan KP. Hiu Macan Tutul 02.

BACA JUGA:  Ingin Bupati Baru, Warga Seluan Berduyun-Duyun Sambut Kehadiran Cen Sui Lan

“Tiga kapal jenis purse seine ditangkap oleh Kapal Pengawas KKP dan sebanyak 26 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam juga diamankan”, ujar Edhy.

Menteri Edhy menyampaikan bahwa ilegal fishing yang dilakukan kapal-kapal menggunakan alat tangkap purse sein tersebut tergolong modus operandi baru, karena umumnya kapal yang ditangkap di Laut Natuna Utara adalah jenis pair trawl atau trawl yang dioperasikan oleh dua kapal.

BACA JUGA:  Instruksi Bupati Terbit, Natuna Serius Siapkan Geopark Menuju Kelas Dunia

Hal tersebut menunjukkan potensi illegal fishing di laut natuna masih tinggi dan harus terus diwaspadai. Edhy juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada Awak Kapal Pengawas yang dengan sangat sigap berhasil melumpuhkan kapal-kapal ilegal tersebut.

“Ini armada purse seine yang cukup lengkap, ada kapal lampu (KH 95758 TS), kapal penangkap (KH 98168 TS) dan kapal penampung (KH 91558 TS)”, jelas Edhy.

Menteri Edhy menegaskan bahwa penangkapan kapal-kapal ilegal tersebut menunjukkan bahwa KKP sangat serius dalam pemberantasan illegal fishing di perairan Indonesia. Selama periode kepemimpinannya di KKP, sebanyak 69 unit kapal telah ditangkap yang terdiri dari 52 kapal ikan asing dan 17 kapal berbendera Indonesia.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Alokasikan Rp16 Miliar untuk Revitalisasi 4 Madrasah di Natuna Pada 2024

“Untuk kapal ikan asing yang sudah ditangkap terdiri dari 25 kapal berbendera Vietnam, 14 kapal berbendera Filipina, 12 kapal berbendera Malaysia dan 1 kapal berbendera Taiwan”, beber Edhy.

Berita Terkait

Bupati Cen Sui Lan Ikuti Rakor Nasional, Pengamanan Laut Natuna Utara Jadi Fokus Bahasan
Sorak Penonton Pecah Saat Raja Mustakim Menang “Apollo”, Turnamen Domino Desa Kelanga Ditutup dengan Aksi Sosial
Usai Tembus Empat Besar MTQ Kepri, Bupati Natuna Tancap Gas Siapkan Kafilah Menuju 2028
Dari Natuna untuk Indonesia, 80 Ribu Bibit Kelapa Unggul Siap Kembangkan Perkebunan Nasional
Rakor GTRA 2026, Bupati Natuna Dorong Sinergi Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Cen Sui Lan Lepas Purna Tugas Kepala DLH Ferizaldy, Apresiasi Dedikasi untuk Natuna
Cen Sui Lan Perkuat Diplomasi Investasi di China, Natuna Bidik Hilirisasi Silika dan Kerja Sama Internasional
Pemkab Natuna Fleksibelkan WFH ASN, OPD Padat Aktivitas Diperbolehkan Tetap Bekerja dari Kantor
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Bupati Cen Sui Lan Ikuti Rakor Nasional, Pengamanan Laut Natuna Utara Jadi Fokus Bahasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Sorak Penonton Pecah Saat Raja Mustakim Menang “Apollo”, Turnamen Domino Desa Kelanga Ditutup dengan Aksi Sosial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Dari Natuna untuk Indonesia, 80 Ribu Bibit Kelapa Unggul Siap Kembangkan Perkebunan Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Rakor GTRA 2026, Bupati Natuna Dorong Sinergi Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lepas Purna Tugas Kepala DLH Ferizaldy, Apresiasi Dedikasi untuk Natuna

Berita Terbaru