Apakah Saya Mengusung Khilafah? Felix Siauw : Bisa Disederhanakan Iya

- Publisher

Jumat, 28 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Pendakwah sekaligus penulis muda, Felix Siauw menyoroti pihak-pihak yang tak suka dan terkesan takut terhadap paham khilafah. Kata dia, mereka yang menganut pemikiran seperti itu kemungkinan fobia dengan ajaran Islam.

Disitat dari video berjudul ‘Gus Nawawi Tabayun Khilafah dengan Ustaz Felix Siauw’ di saluran Youtube Amazing Pasuruan, Felix mengaku heran dengan pihak-pihak—terutama umat muslim yang sedemikian sensinya terhadap paham tersebut. Padahal, kata dia, apa yang mesti ditakuti?

“Ustaz Felix ini kan selalu dituduh sebagai pengusung khilafah. Nah, khilafah ini kan digambarkan sebagai momok menakutkan. Jadi sebenarnya, apa betul antum pengusung khilafah?” tanya Gus Nawawi yang bertindak sebagai moderator kepada Felix, dikutip Jumat 28 Agustus 2020.

BACA JUGA:  Dirut BPJS Kesehatan Pantau Implementasi P-Care Vaksinasi

“Apakah saya mengusung khilafah? Bisa disederhanakan iya, karena saya menganggap khilafah adalah bagian dari ajaran Islam. Maka ketika kita bicara mengenai Islam itu sendiri, mau tidak mau kita bakal selalu bersinggungan dengan paham khilafah,” jawab Felix.

Mendengar jawaban tersebut, Gus Nawawai sontak merespon dan bertanya: jika benar khilafah sejalan dengan ajaran Islam, mengapa paham tersebut bisa sedemikian ditakuti?

BACA JUGA:  6 Orang Jadi Tersangka Gegara Promosi Miras Berbau SARA di Holywings

“Itu (ketakutan terhadap khilafah) sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Jadi kalau kita bicara tentang ajaran-ajaran Islam, saat ini memang banyak yang sengaja di-framing (menjadi seakan-akan tidak benar),” terang Felix.

Pendakwah yang mengaku sebagai mualaf itu kemudian memberi contoh mengenai framing yang menyudutkan agama Islam. Misalnya, persepsi negatif orang lain tentang poligami, jihad, dan juga aksi 911 yang terkesan penuh rekayasa. Framing itu, kata Felix, selalu digaungkan hingga kemudian dipercaya banyak orang.

BACA JUGA:  Tegas, Satgas Covid-19: Mudik Lokal Dilarang!

“Jadi kalau saya lihat fenomena sekarang, (yaitu) khilafah yang lebih ditakuti dari korupsi, aneksasi luar negeri, hutang-hutang yang merenggut kebebasan kita, atau dijualnya BUMN dari negara, akhirnya itu menjadi masuk akal, karena memang seperti itu framing berjalan,” tegasnya.

“Jadi intinya ada framing jahat dari musuh Islam yang mempengaruhi pola pikir umat sendiri, sehingga ikutan termakan opini. Akhirnya mereka fobia Islam dan fobia khilafah ya?” tanya Gus Nawawi.

“Iya, betul,” kata Felix.

Sumber : www.hops.id

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru