KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

- Publisher

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, mengimbau seluruh elemen bangsa, khususnya kalangan pemuda, untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di ruang publik terkait wacana pemakzulan pemerintah.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Senin (13/4/2026), Haris menegaskan bahwa dinamika demokrasi harus berjalan dalam koridor konstitusi dan tidak diarahkan melalui narasi provokatif yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Masyarakat, khususnya pemuda sebagai pilar bangsa, harus mampu menjadi penyejuk di tengah situasi yang berkembang. Jangan sampai terjebak dalam arus informasi yang belum tentu benar dan justru memicu perpecahan,” kata Haris.

BACA JUGA:  Starlink akan Uji Coba Layanan Internet Satelit di IKN pada 2024

Ia menilai, isu-isu yang mendorong pemakzulan di luar mekanisme konstitusional berpotensi menimbulkan kegaduhan publik serta mengganggu agenda pembangunan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Menurut Haris, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang mengakselerasi berbagai program prioritas di tengah tantangan geopolitik global yang dinamis.

BACA JUGA:  Ini Pentingnya Pengembangan Ekonomi dan Pertahanan di Wilayah Perbatasan

“Pemerintahan Presiden Prabowo sedang running dan mengakselerasi program prioritasnya di tengah gejolak geopolitik global, namun masih ada kelompok yang menghasut dengan berbagai opini miring,” ujarnya.

Haris juga mengajak seluruh jajaran KNPI di tingkat pusat hingga daerah untuk aktif mengampanyekan pentingnya persatuan nasional dan memperkuat solidaritas kebangsaan.

“KNPI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan NKRI. Kami mengajak seluruh kader dan elemen pemuda untuk terus menyuarakan semangat persatuan,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan stabilitas politik dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda sebagai agen perubahan.

BACA JUGA:  Temui Ketua MUI, Hotman Paris Minta Maaf Terkait Holywings

“Pemuda harus menjadi kekuatan konstruktif yang menjaga arah pembangunan bangsa. Persatuan adalah kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat,” ucap Haris.

Haris berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai isu politik secara bijak serta mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun golongan.

“Kita mesti lebih bijak menyikapi berbagai isu provokatif dan tetap mengedepankan kepentingan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Berita Terbaru