Ka’bah Dicuci Hari ini, Dipimpin Gubernur Mekkah

- Publisher

Kamis, 3 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, inikepri.com – Gubernur Mekkah Pangeran Khaled Al Faisal akan memimpin acara tahunan mencuci Ka’bah di Masjidil Haram, Arab Saudi, Kamis (3/9/2020).

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud sudah memberikan izin kepada Pangeran Khaleed untuk memimpin pencucian Ka’bah bertepatan tanggal 15 Muharram 1442 H.

Prosesi pencucian akan dilakukan di bawah penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman Al Sudais, mengatakan persetujuan Raja Salmah menunjukkan kesungguhan negara untuk merawat Dua Masjid Suci serta melayani jemaah serta pengunjung Masjidil Haram.

BACA JUGA:  Wah, wah! Arab Saudi Bakal Buka Kasino dan Terima Turis dari Israel

Kakl’bah akan dicuci menggunakan air Zamzam yang dicampur dengan air mawar, parfum, dan wewangian lainnya. Pada tahun lalu, presidensi memutuskan hanya mengadakan prosesi pencucian Ka’bah sekali dalam setahun yakni setiap 15 Muharram.

Prosesi kedua yang biasanya dilaksanan pada Syaban dibatalkan terkait proyek perluasan Masjidil Haram yang masih berlangsung.

BACA JUGA:  5 Tempat yang Harus Dikunjungi saat Berwisata ke Johor

Pencucian Ka’bah ini mengikuti contoh Nabi Muhammad SAW. Saat Nabi Muhammad memasuki Ka’bah saat penaklukan Kota Mekkah, dia mencuci struktur dan membersihkannya dari berhala dan kebiasaan itu diikuti oleh para khalifah namun tanpa menetapkan tanggal tertentu.

Sejak pemerintahan pendiri Arab Saudi modern Raja Abdulaziz, mencuci Ka’bah dilakukan dua kali dalam setahun, yang pertama dilakukan pada Muharram dan kedua pada Syaban. Sementara itu kain Kiswah diganti sekali setahun yakni setiap 9 Dzulhijjah.

BACA JUGA:  Kantor Berita Ternama di Inggris Beritakan Tentang Tanda-tanda Kimat Menurut Petunjuk Al-Quran

Merupakan kebiasaan bagi raja Saudi atau wakilnya mencuci Ka’bah di bagian dalam. Handuk digunakan untuk menyeka dinding Kakbah. Dinding dalam dibersihkan menggunakan kain putih yang dicelupkan ke parfum misk. Sementara air zamzam dicampur air mawar disiram ke lantai dan dilap menggunakan tangan kosong dan daun lontar.

Sumber : www.inews.id

Berita Terkait

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Berita Terbaru