Gus Mus: MUI itu Makhluk Apa?

- Publisher

Rabu, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, KH Mustofa Bisri atau acap disapa Gus Mus sempat bertanya-tanya mengenai kedudukan MUI di Indonesia. Sebab, mereka ujuk-ujuk dipercaya membuat fatwa terkait hukum keislaman di Tanah Air.

Pada pengajian yang digelar di kampus Universitas Islam Negeri atau UIN Walisongo, Semarang, lima tahun lalu, Gus Mus bingung, mengapa harus ada MUI di Indonesia. Lebih lagi, mereka disebut-sebut mendapat sokongan dana dari APBN yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan lain.

“Itu MUI makhluk apa? Instansi pemerintah? Ormas? Orsospol? Lembaga pemerintahan kah? Tidak jelas, kan? Tapi ada anggaran APBN. Ini jadi membingungkan,” ujar Gus Mus dinukil dari DakwahNU.id, Rabu 9 September 2020.

BACA JUGA:  Kementerian Agama: Hilal 1 Ramadan Tak Terlihat di 101 Titik Pengamatan

“Enggak pernah dijelaskan, ujuk-ujuk (tiba-tiba) dijadikan lembaga fatwa. Aneh sekali,” sambungnya.

Ia pun turut mengomentari fenomena ulama ‘jadi-jadian’ di Indonesia. Saat ini, banyak yang hafal sedikit ayat, kemudian tampil di layar kaca, dan orang-orang yang menyaksikannya bakal menyebut dia ustaz. Bahkan, ada juga yang berpakaian layaknya ulama besar, namun perangainya jauh dari nilai-nilai keislaman.

BACA JUGA:  Fatwa MUI Soal Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

“Kalau sudah pernah tampil di TV adalah ustaz. Asal pinter jubahan meskipun kelakuannya seperti preman,” terangnya.

Hal yang sama sebenarnya juga terjadi di tubuh MUI. Sebab, mereka yang berada di dalamnya, pasti disebut sebagai ulama atau tokoh Islam. Padahal, bisa saja kedudukan anggotanya hanya sebagai sekretaris maupun juru tulis. Kenyataan tersebut yang sejauh ini membuat Gus Mus keheranan.

“Ya, juru tulis itu akan disebut ulama. Mosok pengurus majelis ulama, tidak ulama,” guyonnya yang kemudian disambut tawa hadirin.

BACA JUGA:  Kunjungan Balasan, KNPI Kepri Silatuhami dengan Majlis Belia Malaysia di Kuala Lumpur

Fenomena dakwah di Indonesia

Gus Mus mengingatkan, untuk memulai kegiatan dakwah, seseorang tidak bisa bermodalkan satu atau dua potong ayat. Apalagi, mereka yang sudah berani berceramah hanya dengan mengutip terjemahan Alquran. Hal itu, kata rekan Quraish Shihab itu, bisa berujung bahaya.

Itulah sebabnya, pendakwah atau ulama harus lahir dari rahim agama. Mereka yang secara sosial dan spiritual dekat dengan ilmu serta nilai-nilai keislaman.

“Kalau Alquran diterjemahkan, maka balagohnya hilang,” kata dia.

Sumber : www.hops.id

Berita Terkait

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:36 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Berita Terbaru

Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga Portugal VS Spanyol. Foto: Istimewa

Olahraga

Ronaldo Umumkan Pensiun dari Piala Dunia Usai Edisi 2026

Senin, 6 Jul 2026 - 06:33 WIB