Lowongan Kerja di BUMN, Simak Posisi dan Syaratnya

- Publisher

Selasa, 27 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Batam, inikepri.com – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) kembali membuka lowongan kerja. Salah satu BUMN ini akan melakukan rekrutmen untuk posisi Management Trainee Program (MTP) untuk lulusan Sarjana (S1) dari berbagai jurusan.

Management Trainee Program sendiri merupakan rekrutmen yang dipersiapan untuk menghasilkan calon-calon pimpinan perusahaan. Melalui program ini calon pimpinan akan digembleng melalui pendidikan, pelatihan, dan pemagangan (on the job training).

VP Sekretaris Korporasi RNI Emmi Mintars dalam siaran persnya, Senin (26/10/2020) mengatakan, pendaftaran dibuka mulai 26 Oktober 2020 sampai dengan 1 November 2020.

BACA JUGA:  BUMN Ini Buka Lowongan untuk Lulusan Semua Jurusan, Ini Syaratnya

Dia bilang, rekrutmen MTP kali ini diperuntukan bagi kandidat yang berusia maksimal 28 tahun pada tanggal 26 Oktober 2020.

Adapun latar belakang pendidikan yang dibutuhkan adalah sarjana (S-1) jurusan Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Psikologi, Hukum, Agronomi atau Agroteknologi, dan Proteksi Tanaman, serta Teknik Kimia dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 untuk untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 3,25 untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS)

BACA JUGA:  [Galeri] Habib Rizieq Shihab Tiba di Kediaman Disambut Hangat Keluarga

Sementara untuk persyaratan umum lainnya adalah pelamar bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja RNI serta belum menikah.

Untuk itu, bagi calon pelamar yang berminat mendaftar, dapat melakukan scan QR Code melalui poster rekrutmen yang telah di-publish di akun Instagram @rniholding dan website rni.co.id atau melalui tautan http://bit.ly/RNIMTPXXI.

Pengumuman tiap tahapan rekrutmen akan diinformasikan hanya melalui email rekrutmen@rni.co.id.

Emmi juga mengatakan, melalui rekrutmen ini, RNI membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung guna mengembangkan karir dan potensi diri.

BACA JUGA:  Komunisme Tak Perlu ditakutkan Lagi di Indonesia, Fadli Zon dan Rocky Gerung Jawabnya Begini

RNI sendiri merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di 3 pilar bisnis utama, yaitu agroindustri, alat kesehatan, serta distribusi dan perdagangan. Wilayah operasional RNI meliputi seluruh provinsi di Tanah Air dengan 11 Anak Perusahaan dan 43 Kantor Perwakilan Cabang Distribusi.

Saat ini, RNI tengah melakukan upaya transformasi menuju integrasi bisnis BUMN Pangan, dimana RNI ditugaskan oleh Kementerian BUMN sebagai ketua BUMN Klaster Pangan yang nantinya dipersiapkan menjadi Holding BUMN Pangan. (RM/Kompas)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru