Dubes Agus ke Rizieq: Selamat Kembali ke Tanah Air

- Admin

Jumat, 6 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Fanny Kusumawardhani/kumparan)

(Fanny Kusumawardhani/kumparan)

INIKEPRI.COM – Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab, akan kembali ke Indonesia dalam hitungan hari.

Kepulangannya akhirnya terealisasi setelah beberapa kali wacananya mencuat namun tak pernah terjadi. 

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, bahkan secara khusus mengucapkan selamat atas kepulangan Rizieq ke Tanah Air.  

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. (Fanny K/kumparan)

“Saya ucapkan sugeng kundur, selamat kembali ke Tanah Air Indonesia untuk ‘resilaturahmi’ (merajut kembali tali silaturahmi), dan bukan untuk ‘revolusi’ atau ‘tsaurah’,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (5/11).  

Ia juga mengucapkan selamat berkumpul lagi dengan para santrinya yang sudah begitu lama menunggu kepulangan pimpinannya, usai tiga tahun berada di Arab Saudi.  

Baca Juga :  Hewan Ini Asal Usul Corona Versi China

“Selamat berkumpul kembali dengan para santri, karena kumpul dengan para santri adalah kebahagiaan yang luar biasa,” ucap dia. 

Selain itu, Agus menegaskan pemerintah Indonesia selama ini tidak pernah menghalangi kepulangan Rizieq. Ia membeberkan izin tinggal Rizieq di Saudi hanya berlaku sampai 11 November 2020. 

“Arab Saudi hanya memberikan waktu 9 hari sejak kedatangan MRS di Kantor Deportasi Syumaisi tanggal 2 November 2020 pukul 11.00 siang dan mengurus administrasi kepulangan di lantai dua gedung yang berada di antara kota Makkah dan Jeddah tersebut,” jelas Agus.  

“Pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi kepulangan MRS. Kan empat tiket Saudia juga sudah ada,” lanjut dia.

Baca Juga :  Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun

Kepulangannya dari Saudi ini juga rupanya ditemukan fakta baru. Ternyata Rizieq Syihab masuk dalam daftar ‘tasjil murahhal’ atau daftar orang yang dideportasi. 

“Di layar ini juga tertulis dengan sangat jelas nama MRS masuk dalam ‘tasjil murahhal’ daftar orang dideportasi,” kata Agus. 

“Saya berpesan untuk MRS, tidak perlu malu dengan status di sistem komputer imigrasi Saudi ini,” tutup dia.

Rizieq sebelumnya menyampaikan Imigrasi Arab Saudi mengeluarkan perpanjangan Visa sebagai pengganti pembatalan bayan safar. Hal itu dapat dikeluarkan karena Habib Rizieq dianggap tak melakukan pelanggaran selama di Arab Saudi. 

“Kita diberikan solusi oleh pihak keimigrasian karena mereka tahu saya tidak melakukan pelanggaran. Solusi yang diberikan bahwa kami diberikan bayan safar tapi diberikan perpanjangan visa. Jadi visa sudah mati selama 2 tahun visa tersebut dihidupkan kembali dan berlaku hingga pertengahan November ini,” tutur Rizieq. 

Baca Juga :  Mencekam! Warga Asing Mulai Tinggalkan Shanghai

Ia meninggalkan Indonesia pada pertengahan 2017. Berdasarkan catatan yang disitat dari kumparan, Rizieq memiliki tiga kasus di Polda Metro Jaya.  

Pertama, terkait rekaman saat ia ceramah di Duren Sawit. Dalam video itu Rizieq dinilai melecehkan umat Kristen. Kasus kedua terkait pernyataan Rizieq tentang gambar palu arit di uang kertas terbitan Bank Indonesia. Terakhir adalah berkaitan dengan chat mesum yang juga menjerat wanita bernama Firza Husein. 

Kuasa hukumnya, Sugito Atmo Prawiro, menyatakan dalam kasus yang terakhir, Rizieq telah mendapatkan SP3. Sementara 2 kasus lainnya, status Rizieq masih sebagai saksi. Sehingga ia membantah kliennya masih memiliki kasus hukum di Indonesia. (ER/Kumparan)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB