Pakar Teologi Ramal Kiamat Pada 21 Desember 2020, Ada Buktinya

- Publisher

Kamis, 17 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Apa jadinya jika kamu tahu bahwa kiamat akan terjadi dalam satu minggu ke depan? Sebuah teori konspirasi soal kiamat kembali muncul. Teori tersebut mengatakan bahwa kiamat hanya berjarak beberapa hari dari sekarang.

Seorang pakar teori konspirasi mengatakan bahwa dunia akan berakhir hanya beberapa hari sebelum Natal 2020 dan ia bisa membuktikan hal itu.

Seorang pakar teologi sekaligus youtuber Paul Begley sepakat bahwa kiamat akan terjadi di penghujung tahun 2020, bahkan sebelum manusia bisa menjejak dunia di tahun 2021.

“2021 itu nihil. Dunia akan habis di tahun ini,” ujar Paul dilansir laman Daily Star.

Menurutnya dua planet akan sejajar saat titik balik matahari musim dingin dimulai dan menandai akhir hari.

BACA JUGA:  Video Mesum Pelajar SMA, Pelaku Sengaja Merekam Sendiri Aksi Persetubuhannya

Paul Begley telah dikenal karena klaimnya soal kiamat. Peringatan terakhirnya menyebut bahwa kiamat akan menyerang pada 21 Desember 2020.

Teori itu ia perhitungkan lantaran tanggal 21 Desember merupakan waktu yang tepat sesuai perhitungan kalender Maya. Dia juga mengungkit soal orbit planet jupiter dan saturnus sebagai alasan di balik semua risetnya.

“Orbit Jupiter dan Saturnus berarti mereka membentuk fenomena “planet ganda” di langit pada 21 Desember 2020,” katanya.

Ini akan menjadi ‘konjungsi’ pertama dari keduanya sejak tahun 1623 ungkap kata Begley.

Dan secara kebetulan, tanggal tersebut adalah awal titik balik matahari musim dingin, yang berarti ada tiga ‘peristiwa kenabian’ yang terjadi pada waktu yang sama.

BACA JUGA:  Kronologi Istri Sah yang Bunuh Selingkuhan Suaminya, Isi Chatnya Terbongkar

Tapi ini bukan pertama kalinya para ahli teori konspirasi menggunakan kalender Maya untuk menunjukkan akhir zaman.

Kembali pada tahun 2012 banyak yang memperingatkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember, saat kalender habis. Namun jelas kiamat tidak pernah terjadi.

Namun menurut Begley, tanggal sebenarnya sebenarnya delapan tahun kemudian dan hanya akan berlangsung beberapa hari sebelum Natal.

“Suku Maya sekarang mengatur ulang dan mengatakan ini pasti bisa jadi akhir dunia (kiamat). Mereka mungkin telah membuat kesalahan,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyebut bahwa suku Maya sempat membuat kesalahan pada prediksi kiamat sebelumnya.

“Ya, jelas ada kesalahan pada 21 Desember 2012, jadi mereka berkata mungkin hari ini akan menjadi akhir dunia. Selama pertemuan besar ketika Jupiter dan Saturnus berada dalam jarak 0,1 derajat satu sama lain dan menciptakan bintang paling terang di langit sejak bintang Betlehem.”

BACA JUGA:  Fakta Kiamat Dibuka NASA, Ngeri untuk Dibaca!

Dia menambahkan bahwa kali ini akan menjadi Jupiter dan Saturnus terdekat sejak 1623 dan bahkan tidak akan sedekat itu lagi selama 500 tahun lagi.

“Jadi ini sangat langka dan akan terjadi pada titik balik matahari musim dingin.

Namun, Begley sebelumnya telah mengumumkan nubuatan yang belum cukup berhasil. Dia mengatakan gerhana matahari annular adalah “tanda tertentu” dari akhir zaman, pada 21 Juni. (ER/Hops)

Berita Terkait

FBI Tuding Korea Utara Curi Aset Kripto Rp109 Triliun dari Binance
Binance Dibobol Rp114,6 Triliun! Peretasan Kripto Terbesar Sepanjang Sejarah Bikin Geger
Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau
Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam
Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift
Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan
Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok
BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:16 WIB

FBI Tuding Korea Utara Curi Aset Kripto Rp109 Triliun dari Binance

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Binance Dibobol Rp114,6 Triliun! Peretasan Kripto Terbesar Sepanjang Sejarah Bikin Geger

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift

Berita Terbaru