Google Maps Tampilkan Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air

- Publisher

Minggu, 10 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kompas)

(Kompas)

INIKEPRI.COM – Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 dilaporkan hilang kontak setelah empat menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak. Pesawat yang lepas landas pukul 14.36 WIB itu seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak.

Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan hilang kontak pada 14.40 WIB. Pesawat ini diduga kuat jatuh di kawasan perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Banyak Potongan Tubuh, Ini Syarat Ambil Jenazah Sriwijaya SJ182

Atas kejadian tersebut, Google menampilkan informasi terkait Sriwijaya Air SJ 182 di layanan peta digital Maps.

Dilansir dari KompasTekno, Minggu (9/1/2021) pagi, titik yang diduga jatuhnya pesawat SJ 182 sudah muncul di Google Maps dengan simbol SOS alert.

Jika membuka Google Maps dan mengarahkannya ke perairan di atas wilayah Tangerang, akan muncul simbol SOS berupa tanda seru berwarna merah dengan keterangan “insiden pesawat Sriwijaya AIr”.

BACA JUGA:  Pendaftaran CPNS 2021 Segera Dibuka, Jangan Lupa Siapkan Dokumen Ini Ya!

Simbol tersebut bisa dilihat ketika membuka aplikasi Google Maps di smartphone atau PC/laptop menggunakan browser melalui tautan ini.

Jika simbol SOS itu diklik, pengguna akan diarahkan menuju laman yang memuat berbagai informasi terbaru terkait kecelakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini.

Terdapat dua nomor hotline Sriwijaya Air yang bisa dihubungi untuk mengetahui perkembangan kecelakaan tersebut, 021-8063-7816 dan 021-8063-7817.

BACA JUGA:  Turbin Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan

Selain itu, pengguna juga disajikan berbagai pilihan berita dari berbagai media Indonesia untuk mendapatkan update terkait kecelakaan ini. Pengguna juga bisa membagikan SOS alert ini kepada pengguna lainnya.

Informasi terkait bencana yang ditampilkan dalam SOS Alert kerap ditampilkan Google di layanan peta digital, Maps. SOS Alert tercatat pernah dimunculkan saat banjir di Jakarta pada awal 2020 dan gempa di Palu-Donggala tahun 2018. (AFP/Kompas)

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Berita Terbaru