Jejak Kasus Kontroversial Haji Permata

- Publisher

Jumat, 15 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Batamnews)

(Dok. Batamnews)

3. Nakhoda Kapal Wahyu GT216 Haji Permata Divonis Bersalah

Herman, Nakhoda Kapal Wahyu GT216 milik Haji Permata divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam 1 Tahun 6 Bulan dan denda Rp 20 juta. 

Dikutip dari laman batamxinwen.com, kasus ini berawal dimana pada waktu itu Herman sebgai nahkoda kapal KM Wahyu GT216, sekitar bulan desember 2016, berangkat dari Pelabuhan Tanjung Sengkuang Batam menuju Pelabuhan Telaga Punggur Batam dengan muatan Nihil. Ketika berada di Selat Riau atau pada posisi 01°06’58”U-104°09’76”T, KRI Tenggiri – 865 Patroli, disekitar Selat Riau mendapati kapal tersebut , kemudian KRI TENGGIRI – 865 melaksanakan pengejaran.

BACA JUGA:  Amsakar Hadiahkan Rp15 Juta dari Dana Pribadi untuk Sayembara Video Kebersihan

Baca Juga: Rumah Duka Dibanjiri Pelayat, Jenazah Haji Permata Diperkirakan Tiba Pukul 17.00 WIB

Saksi Gazali Rahman memeriksa dokumen Surat Persetujuan Berlayar, namun terdakwa tidak dapat memperlihatkan dokumen Surat Persetujuan Berlayar karena tidak ada mengurus surat persetujuan berlayar dari Syahbandar ketika hendak berlayar. Selanjutnya terdakwa beserta anak buah kapal (ABK) dan Kapal KM Wahyu V GT216 dibawa ke kantor Lantamal IV Tanjungpinang untuk penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Marlin Harap Inovasi TTG Kota Batam Tembus Perlombaan Tingkat Nasional

4. Kapal Haji Permata Tabrak Kapal Patroli Bea Cukai

Dikutip dari laman tribunbatam.id, Kapal patroli milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Karimun dikabarkan bertabrakan dengan kapal speedboat saat melaksanakan patroli di sekitar perairan Indonesia dan Malaysia Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 20.10 WIB.

Kapal milik Haji Permata itu diduga akan menyelundupkan BKC/MMEA (Barang Kena Cukai/Minuman Mengandung Etil Alkohol), dengan modus Ship to Ship dengan High Speed Craft (HSC) 

BACA JUGA:  Haji Permata Meninggal, Diduga Tewas Ditembak

Akibat kejadian ini, anggota bea cukai dilaporkan mengalami luka dan membutuhkan perawatan medis. Sementara, anak buah Haji Permata, berinisial Bs diketahui meninggal dunia dari kejadian tersebut. 

Tabrakan antara kapal patroli Bea dan Cukai dengan speedboat terjadi saat kapal patroli milik bea cukai melakukan patroli di sekitar perairan Nongsa dan Karang Galang.

Video baku tembak Petugas Bea Cukai dengan Kapal milik Haji Permata yang membawa rotan.

(RD)

Berita Terkait

Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata
Pembangunan SMKN 13 Dimulai, Amsakar Tegaskan SDM Unggul Jadi Prioritas Batam
PLN Batam Gencarkan Pemeliharaan Preventif, Cegah Gangguan Listrik Berkepanjangan
Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS
TP-PKK Batam Borong Penghargaan Lomba Vlog Nasional, Erlita: Bukti Kader Mampu Berinovasi di Era Digital
Kabar Baik! Proyek Pipa Baru BP Batam Hampir Rampung, Air Bengkong-Batuampar Segera Lancar
Amsakar Apresiasi Taspen, Santunan Rp248 Juta untuk Ahli Waris ASN Cair Tepat Waktu
Amsakar Achmad Mulai Penataan Wajah Batam, Bangun Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:00 WIB

Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:54 WIB

Pembangunan SMKN 13 Dimulai, Amsakar Tegaskan SDM Unggul Jadi Prioritas Batam

Senin, 13 Juli 2026 - 12:36 WIB

PLN Batam Gencarkan Pemeliharaan Preventif, Cegah Gangguan Listrik Berkepanjangan

Senin, 13 Juli 2026 - 10:26 WIB

Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS

Senin, 13 Juli 2026 - 09:22 WIB

TP-PKK Batam Borong Penghargaan Lomba Vlog Nasional, Erlita: Bukti Kader Mampu Berinovasi di Era Digital

Berita Terbaru