Bitcoin Dinilai Bisa Jadi Mata Uang untuk Perdagangan Global

- Publisher

Selasa, 2 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Bank sekaligus penyedia jasa keuangan asal Amerika Serikat, Citi, menyatakan bitcoin saat ini tengah menapaki langkah untuk bisa menjadi salah satu mata uang dalam perdagangan internasional.

Dilansir dari CNBC, Selasa (2/3/2021) hal tersebut didasarkan pada banyaknya perusahaan yang mulai menyatakan bakal menggunakan bitcoin sebagai salah satu alat transaksi, seperti Tesla dan PayPal. Di sisi lain, bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, juga baru saja membuat pernyataan bakal menerbitkan mata uang digital.

BACA JUGA:  Bitcoin Anjlok, 5 Negara Bakal Bangkrut

“Terdapar banyak risiko dan tantangan yang menghambat kemajuan bitcoin,” jelas bank tersebut dalam sebuah catatan tertulis.

“Masa depan bitcoin masih tidak pasti, namun perkembangan yang terjadi dalam waktu dekat yang bakal menetukan titik baru bitcoin apakah akan bisa diterima secara mainstream, atau hanya menyebabkan ledakan spekulatif,” ujar Citi.

Pernyataan Citi tersebut menunjukkan adanya perubahan kecenderungan pandangan dari institusi keuangan besar terhadap bitcoin. Banyak bank yang sebelumnya memandang sebelah mata aset digital. Menurut mereka, aset digital tidak memiliki nilai yang pasti. Selain itu, tren yang terjadi saat ini tak lain hanyalah fenomena bubble atau gelembung yang siap meletus kapanpun.

BACA JUGA:  Tiga Tahun OSS Berbasis Risiko, 10 Juta NIB telah Diterbitkan

Namun demikian, kinerja bitcoin yang cenderung menguat dalam beberapa bulan terakhir membuat pemain-pemain besar Wall Street mulai mengubah posisi mereka terhadap mata uang digital tersebut.

Salah satu bank tertua di Amerika Serikat, BNY Mellon, bulan lalu menyatakan bakal menawarkan jasa penyimpanan untuk bitcoin dan mata uang digital lain. Sementara itu, JPMorgan baru-baru ini juga menyatakan mulai mempertimbangkan secara khusus mengenai penggunaan aset bitcoin.

BACA JUGA:  Berhasil Perkuat Reputasi Perusahaan, bank bjb Raih Corporate Reputation Awards 2023 dan PR Person 2023

Harga bitcoin dan aset kripto lainnya sejatinya sangat bergejolak. Hanya dalam waktu satu pekan, harga bitcoin yang sebelumnya mencapai titik tertinggi di 58.000 dollar AS atau sekitar Rp 812 juta per keping, sebelum akhirnya harganya merosot hingga 10.000 dollar AS.

Namun demikian, harga bitcoin tersebut masih naik 60 persen sepanjang tahun ini, dan meroket hingga 460 persen dalam satu tahun belakangan. (RM/Kompas)

Berita Terkait

Modernisasi TPK Batu Ampar Pangkas Biaya Logistik Batam-Shanghai hingga 50 Persen
Resmi Berlaku, Prabowo Luncurkan BBM B50: Indonesia Stop Impor Solar, Harga Biosolar Tetap Rp6.800 per Liter
Pemko Batam Perluas Akses Permodalan, Puluhan UMKM Sudah Nikmati Program Pembiayaan Rp20 Juta Tanpa Bunga
Sumbang Seperempat Pertumbuhan Nasional, Batam Jadi Motor Utama Investasi
Inflasi Batam Tembus 4,75 Persen, Harga Pangan dan Tiket Pesawat Jadi Pemicu
BI: Penyaluran Kredit di Kepri Tembus Rp105,42 Triliun, Korporasi Jadi Motor Pertumbuhan
Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam
Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Amsakar Soroti Tiga Komoditas Pemicu Kenaikan Harga
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:16 WIB

Modernisasi TPK Batu Ampar Pangkas Biaya Logistik Batam-Shanghai hingga 50 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:59 WIB

Resmi Berlaku, Prabowo Luncurkan BBM B50: Indonesia Stop Impor Solar, Harga Biosolar Tetap Rp6.800 per Liter

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:19 WIB

Pemko Batam Perluas Akses Permodalan, Puluhan UMKM Sudah Nikmati Program Pembiayaan Rp20 Juta Tanpa Bunga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:46 WIB

Sumbang Seperempat Pertumbuhan Nasional, Batam Jadi Motor Utama Investasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:01 WIB

Inflasi Batam Tembus 4,75 Persen, Harga Pangan dan Tiket Pesawat Jadi Pemicu

Berita Terbaru