Minggu, 18 April 2021
Ikuti Kami di :
2 Mar 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Bank sekaligus penyedia jasa keuangan asal Amerika Serikat, Citi, menyatakan bitcoin saat ini tengah menapaki langkah untuk bisa menjadi salah satu mata uang dalam perdagangan internasional.

Dilansir dari CNBC, Selasa (2/3/2021) hal tersebut didasarkan pada banyaknya perusahaan yang mulai menyatakan bakal menggunakan bitcoin sebagai salah satu alat transaksi, seperti Tesla dan PayPal. Di sisi lain, bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, juga baru saja membuat pernyataan bakal menerbitkan mata uang digital.

“Terdapar banyak risiko dan tantangan yang menghambat kemajuan bitcoin,” jelas bank tersebut dalam sebuah catatan tertulis.

“Masa depan bitcoin masih tidak pasti, namun perkembangan yang terjadi dalam waktu dekat yang bakal menetukan titik baru bitcoin apakah akan bisa diterima secara mainstream, atau hanya menyebabkan ledakan spekulatif,” ujar Citi.

Pernyataan Citi tersebut menunjukkan adanya perubahan kecenderungan pandangan dari institusi keuangan besar terhadap bitcoin. Banyak bank yang sebelumnya memandang sebelah mata aset digital. Menurut mereka, aset digital tidak memiliki nilai yang pasti. Selain itu, tren yang terjadi saat ini tak lain hanyalah fenomena bubble atau gelembung yang siap meletus kapanpun.

Namun demikian, kinerja bitcoin yang cenderung menguat dalam beberapa bulan terakhir membuat pemain-pemain besar Wall Street mulai mengubah posisi mereka terhadap mata uang digital tersebut.

Salah satu bank tertua di Amerika Serikat, BNY Mellon, bulan lalu menyatakan bakal menawarkan jasa penyimpanan untuk bitcoin dan mata uang digital lain. Sementara itu, JPMorgan baru-baru ini juga menyatakan mulai mempertimbangkan secara khusus mengenai penggunaan aset bitcoin.

Harga bitcoin dan aset kripto lainnya sejatinya sangat bergejolak. Hanya dalam waktu satu pekan, harga bitcoin yang sebelumnya mencapai titik tertinggi di 58.000 dollar AS atau sekitar Rp 812 juta per keping, sebelum akhirnya harganya merosot hingga 10.000 dollar AS.

Namun demikian, harga bitcoin tersebut masih naik 60 persen sepanjang tahun ini, dan meroket hingga 460 persen dalam satu tahun belakangan. (RM/Kompas)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x