Hiu Monster Seberat 400 Kg Ditangkap Nelayan

- Publisher

Minggu, 7 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Facebook/Port Hacking)

(Facebook/Port Hacking)

INIKEPRI.COM – Sekelompok nelayan di Sydney berhasil menangkap seekor hiu monster. Tak tanggung-tanggung, berat ikan hiu itu mencapai hampir 400 kilogram!

Sekelompok nelayan itu tergabung dalam grup bernama `The Dark Horse`. Mereka berhasil mendaratkan ikan hiu monster dengan berat 394,5 kilogram ke atas kapal mereka

Mereka menangkap ikan hiu monster itu dalam rangka mengikuti lomba memancing antar klub memancing yang digelar di kota Sydney bagian selatan yang berlangsung pekan lalu.

Sejumlah foto-foto ketika para nelayan ini memancing si hiu raksasa pun diunggah di akun Facebook Port Hacking Game Fishing Club. Disitat dari detikTravel, Sabtu (6/3/2021), tampak ikan hiu raksasa itu hampir memenuhi kapal memancing yang digunakan The Dark Horse.

BACA JUGA:  Vaksin Berbayar di Malaysia Pakai Sinopharm dan Sinovac

Para pemancing yang tergabung dalam The Dark Horse tampak kepayahan ketika mengangkat hiu seberat nyaris 400 kilogram itu ke atas kapal mereka. Spesies hiu yang ditangkap itu diketahui berjenis hiu macan alias Tiger Shark.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 Malaysia, Jadi Salah Satu Terburuk di Dunia
Hiu seberat 400 kilogram ditangkap di Sydney (Facebook/Port Hacking)

Spesies Tiger Shark bisa tumbuh hingga sepanjang 4,25 meter. Sedangkan beratnya sendiri bisa mencapai antara 385 hingga 635 kilogram.

Di Australia, spesies Tiger Shark tidak termasuk spesies yang dilindungi. Meski begitu, kritikan tetap datang dari aktivis penggiat konservasi.

“Berpose dengan hiu mati sama mengerikannya dengan berpose dengan makhluk mati apapun,” kata Malin Frick dari Wild Aware Conservation, seperti dikutip dari 7News Australia.

BACA JUGA:  Beringas! Usai Tembak Warga, Tentara Myanmar Colong Kotak Amal Masjid

Jumlah populasi Tiger Shar terus merosot setiap tahunnya. Populasinya turun hingga 70% selama 30 tahun terakhir. Malin pun berharap spesies Tiger Shark dimasukkan ke dalam hewan yang dilindungi undang-undang.

“Saya berpikir, mereka seharusnya dimasukkan ke dalam daftar satwa terancam atau rawan punah,” imbuh Frick.

Sementara itu, pihak penyelenggara acara lomba menyebut jika setelah ditimbang, hiu itu akan disumbangkan ke para peneliti untuk penelitian kelautan. Namun pada kenyataannya, beberapa nelayan kedapatan memotong bagian rahang hiu untuk disimpan sebagai piala dan kenang-kenangan. (ER/Detik)

Berita Terkait

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Senin, 9 Februari 2026 - 11:15 WIB

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terbaru