Sandiaga Ingin Wisatawan Malaysia dan Singapura Tinggal Lebih Lama di Batam

- Publisher

Senin, 22 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandiaga Uno (ist)

Sandiaga Uno (ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ingin agar wisatawan mancanegara tinggal lebih lama di Kepulauan Riau. Untuk itu, dia menantang pemerintah provinsi Kepulauan Riau dan pelaku usaha di sana membuat paket wisata menarik.

“Saya titip supaya length of stay meningkat,” kata Sandiaga Uno saat berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau, Sabtu 20 Maret 2021. Wisatawan yang paling banyak datang ke Kepulauan Riau berasal dari Singapura dan Malaysia. Mereka biasanya datang di akhir pekan, sehingga masa tinggalnya tidak lama.

BACA JUGA:  Sandiaga: Perjanjian Prabowo-Anies-Sandiaga Tetap Berlaku

Berdasarkan data pariwisata 2019, provinsi Kepulauan Riau menduduki posisi kedua sebagai destinasi wisata favorit wisatawan mancanegara. Sebab itu, Sandiaga menyarankan agar mengemas paket wisata menarik yang membuat wisatawan betah.

Beberapa paket wisata yang dapat ditawarkan antara lain paket wisata olahraga golf, paket wisata budaya ke suku laut di Lingga sampai Pulau Penyengat, atau paket wisata alam ke Kepri Coral dan pulau-pulau penyangga lainnya. “Harus membuat paket wisata,” katanya.

BACA JUGA:  Erlita Hadiri Rakerda dan Jambore PKK Kepri, Program Stunting hingga Sosial Jadi Fokus

Jika selama ini wisatawan mancanegara hanya bertahan selama satu-dua hari di akhir pekan, Sandiaga berharap paket wisata itu mampu memperlama masa kunjungan menjadi minimal tiga sampai empat hari. Sandiaga juga menyarankan pemerintah daerah memberikan insentif kepada pengusaha travel atau penyedia jasa pariwisata yang berhasil mengulur waktu kunjungan wisatawan mancanegara dengan aktivitas menarik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menerima masukan dari Sandiaga tersebut. Selain membuat paket wisata, menurut dia, selama masa pandemi Covid-19 wisatawan cenderung menginginkan aktivitas di alam luar. Dengan begitu, pemerintah mendorong masyarakat pesisir membangun homestay di tepi pantai.

BACA JUGA:  Menuju Zona Hijau, Walikota Batam : Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan suasana yang nyaman, penginapan yang dekat dengan pantai, menikmati pemandangan alam seketika dari tempat tidur, menurut Ardiwinata, bisa membuat wisatawan betah berlama-lama di sana, seperti harapan Sandiaga Uno. “Wisatawan ingin kembali ke segala sesuatu yang alami,” kata dia. (AFP/Tempo)

Berita Terkait

BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026
Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai
RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan
311 Pejabat Dilantik, Amsakar Siapkan Birokrasi Batam yang Cepat, Profesional, dan Responsif
Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:36 WIB

BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:24 WIB

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:28 WIB

BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

311 Pejabat Dilantik, Amsakar Siapkan Birokrasi Batam yang Cepat, Profesional, dan Responsif

Berita Terbaru