IPW Bongkar Data Wilayah Rawan Aksi Teroris, Ini Daftarnya

- Publisher

Sabtu, 10 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Indonesian Police Watch (IPW) membeberkan data terkait daerah-daerah yang rawan teroris maupun aksi terorisme. Salah satu wilayah yang didata adalah ibu kota DKI Jakarta.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyebut ancaman aksi teroris masih ada di sejumlah wilayah di Indonesia. Khusus di wilayah Jabodetabek sendiri, Neta menyebut masih ada wilayah yang belum terkait penangkapan terduga teroris.

BACA JUGA:  12 Media Online Lokal dan Nasional Menang di AMSI Award 2023

“Potensi ancaman teroris memang masih tinggi. Di Jabodetabek misalnya, sejumlah kantong teroris sudah diacak-acak polisi tapi di kawasan Depok, Tangsel dan Tangerang belum berhasil ringkus,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Neta lantas membuka data wilayah-wilayah yang rawan aksi teroris. Data tersebut merupakan dari hasil penelusuran IPW.

BACA JUGA:  Kemenkes Siapkan Transisi Akhiri Kedaruratan COVID-19

“Dari pendataan IPW, sedikitnya ada 11 daerah yang rawan teroris di Indonesia yaitu Jakarta, Jabar, Jateng, Jogja, Jatim, Papua, Sulsel, Sulteng, Lampung, Sumut dan Banten,” beber Neta.

Neta kemudian terfokus pada wilayah Banten. Di Banten sendiri, polisi disebutnya sudah cukup tanggap mengantisipasi aksi teror dari kelompok teroris.

BACA JUGA:  Disebut Tinggalkan KSP, Ini Nama-nama Sosok Jenderal Pengganti Moeldoko

“Di Banten berbagai langkah antisipasi sudah dilakukan polisi antara lain mengumpulkan kiai kampung, penyuluh agama dan guru madrasah di seluruh Banten. Tujuannya agar faham radikalisme, terorisme dan intoleransi bisa diminimalisir,” pungkas Neta. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Berita Terbaru