China Uji Coba Vaksin COVID-19 Hirup

- Admin

Selasa, 20 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Perusahaan farmasi asal China CanSino Biologics yang juga pembuat vaksin Covid-19 akan mengadakan uji klinis untuk produk vaksin Covid-19 mereka yang dapat dikonsumsi dengan cara dihirup pada pekan depan.

Vaksin yang dikembangkan bersama Institut Bioteknologi Beijing ini diprediksi akan jauh lebih kuat dibanding vaksin yang disuntik ke area muskular biasa.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC International, CEO CanSino Xuefeng Yu menjelaskan bahwa secara teoritis, vaksin yang dihirup dapat memberikan perlindungan tambahan dengan mengaktifkan antibodi atau sel T, sel darah putih yang penting untuk sistem kekebalan, di saluran pernapasan.

Baca Juga :  Kala Mekkah, Jeddah, dan Madinah Mulai Menghijau

Jika lapisan perlindungan itu gagal dan virus menyebar lebih dalam ke dalam tubuh, bagian lain dari sistem kekebalan masih dapat melawan virus Covid, ujar Yu, dikutip dari CNBCIndonesia.

Baca Juga :  Mesir Hukum Pimpinan Ikhwanul Muslimin Penjara Seumur Hidup

“Jadi Anda menambahkan lebih banyak lapisan – masuk akal, bukan? Jadi itulah mengapa kita melalui jalur mukosa,” ujarnya.

Xuefeng Yu tersebut mengatakan perusahaan telah menggunakan konsep yang sama untuk mengembangkan vaksin inhalasi untuk tuberkulosis atau TBC. Percobaan yang dilakukan di Kanada menunjukkan bahwa dosis inhalasi untuk vaksin TB yang diperlukan untuk memberikan perlindungan “jauh, jauh lebih sedikit daripada suntikan yang sebenarnya,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungpinang akan Divaksinasi COVID-19 Besok

CanSino sendiri telah memproduksi vaksin suntik Covid-19 yang dinamai Adenovirus Type 5 Vector atau Ad5-nCoV. Vaksin itu sendiri telah mendapatkan izin penggunaan darurat di China, Pakistan, Meksiko, dan Hongaria.

Hingga saat ini vaksin Ad5-nCoV diklaim 68,83% efektif mencegah penyakit Covid-19 yang bergejala dua minggu setelah satu suntikan. Sementara memasuki minggu keempat, efektivitas vaksin itu menurun hingga 65,28%. (RWH)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB