Sabtu, 12 Juni 2021
Ikuti Kami di :
11 Mei 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Sebulan terakhir Bitcoin sepertinya sulit tembus ke rekor di atas US$ 60.000. Namun, seorang ekonom memprediksi uang digital terbesar di dunia itu harganya dapat tembus US$ 250.000 setara Rp 3,5 miliar (kurs Rp 14.270).

Dikutip dari CNBC, Senin (10/5/2021) Pendiri dan kepala investasi Morgan Creek Capital Management, Mark Yusko mengatakan Bitcoin dapat mencapai US$ 250.000 dalam lima tahun ke depan.

“Ini adalah jaringan yang tumbuh secara eksponensial dan jaringan tercepat dalam sejarah dengan nilai satu triliun dolar,” katanya.

Yusko mendasarkan target US$ 250.000 pada kesetaraan emas. Jika nilai moneter emas adalah US$ 4 triliun, maka emas digital seharusnya naik ke total itu, jumlah yang menempatkan harga seperempat US$ 1 juta per koin.

Tahun ini Bitcoin melonjak terus, bahkan kripto lain seperti Litecoin dan Ethereum sama-sama naik tiga digit, bahkan kripto ‘meme’ Dogecoin telah memperoleh lebih dari 13.000%.

Melihat kenaikan Bitcoin, Yusko menyamakan dengan kerja internet. Dia mengibaratkan Bitcoin adalah protokol lapisan dasar seperti TCP / IP, fondasi yang memungkinkan komputer untuk terhubung dan berkomunikasi, sementara kripto seperti Ethereum mirip dengan ‘www dot’, “toolkit” untuk dibangun di atas fondasi itu.

“Apa yang orang lewatkan adalah evolusi teknologi dari kekuatan komputasi yang tidak akan hilang. Bitcoin ibarat jaringan komputasi yang kuat yang akan menjadi protokol lapisan dasar untuk Internet yang bernilai,” ujarnya.

Bitcoin naik 98% pada tahun 2021. Namun, telah mengalami kesulitan dalam sebulan terakhir dan hanya naik sedikit lebih dari 2%. (RWH/Detik)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x