Gubernur Kepri Minta Masyarakat Tidak Apatis Terhadap COVID-19

- Publisher

Senin, 17 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta masyarakat tidak apatis terhadap COVID-19 mengingat jumlah kasus positif di daerah itu melonjak dalam sebulan terakhir.

Dilansir dari ANTARA, Ansar berharap masyarakat membantu upaya keras pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, serta berada di rumah.

“Saya minta masyarakat jangan apatis terhadap persoalan COVID-19 ini. Mari bersama-sama membangun kesadaran untuk berjuang bagaimana menciptakan Kepri ini terbebas dari pandemi,” ujar Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu 16 Mei 2021.

BACA JUGA:  Satgas: Warga Kepri Sembuh dari COVID-19 Bertambah 1.124 Orang

Ansar menyampaikan fluktuasi perkembangan angka kasus COVID-19 di daerah itu sangat berpengaruh pada suksesnya program pembangunan dan pemulihan ekonomi yang dijalankan oleh pemerintah.

Menurutnya, Kepri butuh situasi yang sehat, baik sehat masyarakat maupun sehat kebijakan. Untuk itu dalam menghadapi perkembangan COVID-19 ini, masyarakat tak boleh cuek apalagi meremehkan virus tersebut.

“Tetaplah patuhi anjuran pemerintah agar pandemi ini bisa segera berakhir. Pemprov Kepri terus bekerja keras agar COVID-19 bisa ditekan seminimal mungkin, dan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat,” katanya menegaskan.

BACA JUGA:  Jumlah Pasien COVID-19 di Kepri Meningkat Lebih 200 Persen

Sementara itu data terakhir yang dihimpun Tim Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri, total konfirmasi se-Kepri mencapai 13.198 orang atau bertambah 194 orang dari data, Jumat (15/5/2021).

Kasus yang aktif 1.673 orang atau bertambah 116 orang atau sebesar 12,6 persen, pasien COVID-19 yang sembuh bertambah 75 orang dengan total keseluruhan 11.288 orang atau 85,07 persen dan yang meninggal bertambah 3 jadi 297 orang atau 2,25 persen.

Dari penambahan 194 orang yang terpapar Covid-19 itu berasal dari Batam sebanyak 20 orang, dan 23 orang dari Kota Tanjungpinang, 59 orang dari Kabupaten Karimun, 50 orang di Kabupaten Lingga, 18 orang di Kabupaten Natuna, dan 23 orang dari Kabupaten Kepualauan Anambas.

BACA JUGA:  Wawako Endang Ajak Jalin Kemitraan Cegah Stunting untuk Generasi Berkualitas

Untuk pasien yang sembuh dari total 75 orang berasal Batam sebanyak 12 orang, 44 orang di Kota Tanjungpinang, 10 orang di Kabupaten Karimun, 8 orang di Kabupaten Lingga dan 1 orang dari Kepulauan Anambas.

Sedangkan untuk beberapa masyarakat yang terpapar Covid-19, selain dilakukan perawatan di beberapa rumah sakit juga banyak yang melakukan isolasi mandiri. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru