Sabtu, 12 Juni 2021
31 Mei 2021
(IS/INIKEPRI.COM)
(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Komandan Satuan (Dansat) Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Mohamad Rendra Salipu, bersama Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Satbrimob Polda Kepri, Iptu Rudi Admiral, dan 20 personel Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Kepri mendermakan darahnya di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Batam, Senin (31/5/2021).

Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, mengatakan, kegiatan bakti sosial (Baksos) donor darah ini ialah dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2021 mendatang dan juga sebagai salah satu upaya dalam rangka mengantisipasi kekurangan persediaan stok labu (kantong) darah di PMI.

“Kegiatan ini merupakan bentuk wujud kepedulian Brimob Polda Kepri untuk membantu ketersediaan stok darah di PMI Kota Batam di tengah pandemi Covid-19. Ini juga merupakan salah satu rangkaian menjelang Hari Lahir Pancasila,” kata Kombes Pol Mohamad Rendra di lokasi, usai mendonorkan darahnya.

Selain itu, kata Orang Nomor Satu di Korps Brimob Polda Kepri, kegiatan tersebut sebagai salah satu menjaga kesehatan dan menumbuhkan sikap rasa kepedulian terhadap sesama.

“Tujuan kegiatan ini ialah untuk menumbuhkan sikap rasa kepedulian kita kepada sesama untuk kemanusiaan. Ini juga untuk menjaga kesehatan tubuh diri kita dan personel, agar tetap sehat selalu,” ujar Perwira lulusan Akademi Polisi (Akpol) Tahun 1996 itu.

Pantauan di lokasi, dalam pelaksanaan kegiatan donor darah, pihaknya tidak lupa untuk melaksanakan penerapan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Seperti menjaga jarak, pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan dan memakai masker guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas.

Sebelum melakukan donor darah, setiap calon pendonor mengisi formulir terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah (tensi), riwayat penyakit, berat badan, serta kondisi kesehatan calon pendonor. Hanya yang memenuhi persyaratan saja yang bisa menjadi pendonor.

“Dengan adanya pelaksanaan donor darah ini, minimal kita dapat membantu sesama, dan pemerintah daerah (Pemda) khususnya PMI untuk ketersediaan darah di Kota Batam,” pungkasnya. (IS)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x