Minggu, 13 Juni 2021
5 Jun 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Naik angkutan penyeberangan dari Batam dan Balikpapan kini bisa beli tiket dengan metode pembayaran cashless.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperluas digitalisasi penyeberangan dengan menghadirkan metode pembayaran cashless dalam pembelian tiket penyeberangan.

Setelah sukses pada awal tahun 2021 di lintasan Ujung-Kamal, Surabaya, layanan cashless juga hadir di Pelabuhan Telaga Punggur dan Tanjung Uban, dan juga Pelabuhan Penajam, Balikpapan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, setelah sukses program digitalisasi melalui metode pembayaran menggunakan kartu elektronik mulai dari e-Money Bank Mandiri, Brizzi BRI, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA.

“Pengguna jasa semakin dimudahkan dalam pembelian tiket ferry dengan hadirnya layanan pembayaran cashless ini. Tahun ini, mulai dari lintasan Ujung-Kamal, Surabaya, dilanjutkan penjualan tiket lintasan Patimban-Panjang-Pontianak melalui Hotline WA, dan go live di Penajam, Balikpapan pada awal Mei, dan sejak (2/6/2021) juga telah dimulai di Telaga Punggur – Tanjung Uban, Batam,” urai Shelvy di Batam, Jumat (4/6/2021).

Katanya, metode pembayaran yang dimodernisasi dengan non-tunai menggunakan kartu uang elektronik yang dilakukan secara bertahap ini sejalan dengan beleid Kementerian Perhubungan PM No. 19 tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik, yang akan diterapkan di seluruh lintasan dan pelabuhan yang dikelola oleh ASDP.

“Sejak tahun lalu kami fokus dan konsisten dalam digitalisasi bisnis sebagai wujud komitmen kami merubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern,” ungkapnya.

Metode pembayaran secara cashless ini juga mendukung upaya Pemerintah di era pandemi Covid-19 ini untuk mengurangi transaksi pembayaran secara fisik melalu petugas loket di pelabuhan,” tuturnya.

Pembayaran dengan non tunai atau menggunakan kartu uang elektronik menjadi salah satu opsi yang dibuka dalam program digitalisasi selain pembayaran tunai.

Tentunya, tidak ada biaya tambahan yang dikenakan kepada pengguna jasa. Hanya saja, untuk biaya pembelian dan pengisian ulang kartu elektronik mengikuti ketentuan bank penerbit dari masing-masing kartu elektronik tersebut.

Antusiasme pengguna jasa yang membeli tiket ferry dengan metode pembayaran cashless juga terus meningkat.

“Kami lihat masyarakat semakin teredukasi, membeli tiket ferry dan melakukan pembayaran dengan kartu elektronik yang prosesnya simpel, mudah dan cepat. Ini juga bukti bahwa dalam dua tahun terakhir ini, masyarakat telah melek dengan perubahan dan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar dia. (ET/AKSI)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x