BRGM Targetkan 5.500 Hektare Mangrove Kepri Direhabilitasi

- Publisher

Jumat, 2 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove menargetkan rehabilitasi 5.500 hektare mangrove di wilayah Lingga, Natuna, Batam, Karimun dan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau pada 2021.

Deputi Perencanaan & Evaluasi BRGM Satyawan Pudyatmoko dalam webinar, Kamis, menyatakan target rehabilitasi mangrove di Kepri awalnya seluas 8.178 hektare, namun akhirnya dikurangi menjadi 5.500 hektare.

“Sasaran rehabilitasi mangrove di Kepri 2021 targetnya 5.500 hektare,” kata dia dalam webinar Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove di Kepri, Kamis 1 Juli 2021.

Berdasarkan data, terdapat 37.432 hektare mangrove kritis di Kepri. Seluas 24.937 hektare di antaranya adalah kawasan hutan dan 12.495 hektare lainnya nonkawasan hutan.

BACA JUGA:  Amsakar Ungkap Dukungan Warga Lengkapi Suksesnya Pembangunan Batam

Kepala Kelompok Kerja Pengembangan Usaha Masyarakat Cyprianus Nugroho Sulistyo menyatakan pihaknya melancarkan strategi demi mempercepat rehabilitasi mangrove, di antaranya dengan pembentukan desa peduli mangrove sebagai ujung tombak kegiatan yang berkelanjutan.

Pihaknya juga melakukan koordinasi dan sinergi dengan sejumlah pihak, melakukan edukasi dan sosialisasi Gerakan Cinta Mangrove serta melakukan rehabilitasi secara terukur dan berkelanjutan.

Pihaknya mencatat, realisasi rehabilitasi mangrove mencapai 989 hektare dengan luas tanam sebesar 573 hektare dan melibatkan 276 tenaga kerja.

BACA JUGA:  Satgas Nusantara Gelar Rapid Massal, Warga Batam: Untuk Kesehatan, Untuk Apa Takut!

Kepala Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Sei Jang Duriangkang, Bontor L Tobing, menyatakan rehabilitasi mangrove dilakukan dengan beberapa cara di Kepri, di antaranya pola murni, tumpangsari, rumpun berjarak, dan pengkayaan tanaman.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rehabilitasi mangrove di Kepri penting, terkait dengan batas negara Indonesia.

“Karena pulau kecil sebagian menjadi batas teritorial dengan negara lain,” kata dia.

Selain itu, rehabilitasi mangrove juga dapat meningkatkan ekonomi warga. Ia percaya dengan memperbaiki kondisi mangrove sekaligus dapat memperbaiki perilaku sosial, praktik ekonomi dan masyarakat sekitar ekosistem.

BACA JUGA:  BP Batam Terima Audiensi PT Gunung Puntang Mas, Li Claudia Minta Pelaku Usaha Patuhi Regulasi Investasi

“Dengan rehabilitasi mangrove, nelayan Natuna mengaku ada peningkatan tangkapan. Dengan begitu, masyarakat akan menjaga dan memelihara tanaman,” kata dia.

Kondisi ekosistem mangrove yang baik juga dapat meminimalkan potensi bencana. Seperti yang terjadi di Kepri pada awal 2021, saat terjadi banjir di Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

“Kawasan mangrove menjadi benteng. Tetapi karena mangrove berubah fungsi menjadi pemukiman, maka air langsung masuk,” kata dia. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland
BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan
Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa
Paparkan Strategi Batam Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Amsakar: Membangun Rumah adalah Membangun Harapan
RSBP Batam Torehkan Standar Pelayanan Kelas Dunia, Raih Diamond Status dari WSO
BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026
Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai
RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:54 WIB

BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:04 WIB

RSBP Batam Torehkan Standar Pelayanan Kelas Dunia, Raih Diamond Status dari WSO

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:36 WIB

BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026

Berita Terbaru