Bocah 13 Tahun Diduga Perkosa Adik Kandung Usia 3 Tahun

- Publisher

Sabtu, 3 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun diduga melakukan pemerkosaan terhadap adik kandungnya.

Peristiwa ini terjadi di Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Bocah tersebut telah dititipkan ke pihak kepolisian.

“Kami sedang mendampingi kasus abang kandung usia 13 tahun diduga keras atas pengakuan anak itu melakukan hubungan intim dengan adik kandungnya usia yang masih 3 tahun,” kata pengacara korban dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakum Adin), Irwansyah Rambe, dilansir dari DETIKCOM, Jumat (2/7/2021).

BACA JUGA:  'Kamu Cantik', Modus Seorang Ayah di Anambas Gagahi Anak Tiri

Irwansyah mengatakan ibu korban telah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Percut Sei Tuan dengan nomor laporan STTLP/1238/VII/2021 SPKT Percut. Irwansyah mengatakan korban didampingi ibunya melakukan visum ke RS Pirngadi Medan.

“Si pelaku abang kandung sudah kita titipkan ke pihak Kepolisian,” ujar Irwansyah.

BACA JUGA:  Biadab! Belasan Pemuda Cabuli Gadis 16 Tahun Secara Bergilir

Irwansyah menjelaskan, pemerkosaan diduga dilakukan gara-gara terduga pelaku menonton film porno. Terduga pelaku diduga mempraktikkan apa yang ditontonnya ke adiknya.

“Jadi informasi yang kita dapat dari si pelaku. Itu bermula dari seringnya nonton film porno. Berawal dari adanya program daring yang diwajibkan untuk siswa menggunakan HP Android. Si anak ketika kita wawancarai sering membuka situs-situs film porno dilakukannya di rumah dan bermula dari itulah diaplikasikannya dengan anak-anak, khususnya sama adik kandungnya. Bermula dari menonton film porno dari HP Android-nya yang digunakan atau yang dibelikan ibunya untuk daring,” ucap Irwansyah.

BACA JUGA:  Modus Herry Wirawan ke Korbannya: Biarkan Dia Lahir ke Dunia, Kita Berjuang Bersama-sama

Aksi itu, diduga dilakukan oleh pelaku sejak 2 bulan yang lalu. Kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit saat buang air kecil kepada ibunya. (AFP/DETIK)

Berita Terkait

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Bupati Cen Sui Lan Sambut Pangdam XXV/SMR di Natuna, Kesiapan Batalyon Gardapati Jadi Perhatian
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
Natuna Siapkan Tiga Lokasi Alternatif untuk Pembangunan Sekolah Garuda
Batam hingga Natuna Berpotensi Hujan, Ini Rincian Cuaca Kepri Kamis 5 November

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 13:10 WIB

Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Kamis, 5 November 2026 - 10:25 WIB

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Berita Terbaru