Pedagang Emas Dibunuh, Diduga Otak Pelaku Istri Sendiri yang Pura-pura Menangis

- Publisher

Minggu, 4 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Virgita Legina Hellu, istri yang menangis saat suaminya dihabisi oleh orang tak dikenal (OTK) di di Jalan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, digelandang oleh pihak kepolisian.

Sang istri diduga merupakan otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri Nasruddin alias Acik (45) merupakan pedagang emas.

Dalam video yang beredar tampak wanita berusia 25 tahun itu digiring oleh pihak kepolisian dari Polsek Muara Tami setelah melakukan penyelidikan.

Dia pun mendapat sorakan dari warga yang memadati rumahnya saat proses penangkapan oleh polisi.

“Woooooooo,” teriak warga seperti dalam video yang viral beredar dalam media sosial, Sabtu (3/7/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kabarnya sang istri ditangkap hari ini, karena di awal penyelidikan banyak kejanggalan dari keterangan pelaku.

Informasi ini diungkap oleh akun Twitter @jayapuraupdate. Dalam informasi yang disampaikan menyebut kalau otak pembunuhan suami adalah istrinya sendiri.

BACA JUGA:  Bejat! Paman Perkosa Keponakan Usia 10 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu

“Yang perampokan di sertai pembunuhan di Holtekamp arah kilo 9, ternyata otak nya sang istri sendiri.. Dari awal sudah mencurigakan memang,” twit akun itu.

Virgita Legina Hellu saat bersama suaminya Nasruddin alias Acik. (Ist)

Sampai akhirnya pihak berwajib berhasil mengungkap siapa pelaku sebenarnya, yaitu istrinya sendiri, selingkuhannya dan dibantu teman-teman pelaku.

Sang istri dan selingkuhannya merancang rencana untuk menghabisi suaminya agar terlihat seperti tragedi perampokan.

Motif sementara diduga ingin menguasai harta sang suami.

Pura-pura menangis, suami tewas

Diketahui sebelumnya seorang pedagang emas tewas ditikam oleh orang tak dikenal di Jalan Hanurata, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Dari rekaman video yang beredar, korban dan saksi ditolong oleh seorang warga yang melintas di lokasi kejadian yang kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian.

Sang istri yang diketahui Virgita Legina Hellu tampak menangisi jasad sang suami yang sudah tewas meregang nyawa di belakang mobil.

BACA JUGA:  Wapres Gibran Main Bola Bareng Anak-Anak SSB Wamena, Cetak Hattrick

Belakangan tau kalau sang istri hanya pura-pura menangis hanya untuk menutupi jejak pembunuhan yang telah dirancangnya sendiri.

Mengaku dirampok

Saat itu korban yang diketahui bernama Nasruddin alias Acik (44) dan istrinya Virgita Legina Hellu (25) sedang berkendara hendak pulang ke rumahnya.

Namun saat melintas di Jalan Hanurata, mobil mereka diberhentikan oleh empat orang yang tak dikenal.

Dari keterangan saksi, yang tak lain istri korban menjelaskan saat itu dirinya sedang tertidur dan tiba-tiba terbagun.

Ia sangat terkejut melihat suaminya sudah diancam dengan pisau.

Mereka diminta menyerahkan barang berharga, akan tetapi korban menolak yang membuat pelaku melakukan penganiayaan dengan benda tajam.

Sementara itu si istri juga di ancam senjata tajam. Bahkan saat dirinya hendak melindungi korban yang sudah jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang, ia juga mendapat luka di bagian tangan kanannya. Para pelaku pun melarikan diri dan membawa tas milik istri korban.

BACA JUGA:  Pekan Seni Negeri Laksamana Jilid III, Kacip Tembaga Teguhkan Identitas Budaya Melayu

Saksi tidak mengetahui keempat pelaku kabur dengan menggunakan kendaraan jenis apa lantaran kondisi TKP yang gelap.

Saat ini kasus yang diduga bermotif perampokan itu sedang ditangani oleh Polsek Muara Tami.

Dari keterangan Kapolsek, AKP Jubelina, saat mendapat lamporan perampokan tersebut anggotanya langsung mengamankan TKP dan menghubungi mobil jenazah RS Bhayangkara Jayapura.

Satreskrim Polresta Jayapura Kota, yang juga tiba di TKP, telah mengamankan beberapa barang bukti korban. Usai olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan Visum.

Selain itu pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan, karena dicurigai ada kemungkinan motif lain di balik kasus ini. Mengingat korban adalah perantau di Papua, Asal Bangkan Balombong desa Tirowali, Kecamatan Baraka, Enrekang. (AFP/INDOZONE)

Berita Terkait

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara
Prabowo Makan Siang Bersama Pelajar Sekolah Rakyat Tabanan, Menu MBG Disantap dengan Lahap
Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Pasar Murah Dibuka Cen Sui Lan, Warga Kelarik Berbondong-bondong Belanja Kebutuhan Pokok
Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Beras untuk Keluarga Rawan Pangan di Bunguran Utara
BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:37 WIB

Prabowo Makan Siang Bersama Pelajar Sekolah Rakyat Tabanan, Menu MBG Disantap dengan Lahap

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

Job Fair Bintan 2026 Dibuka 12 Juni, Tersedia 1.309 Lowongan dari 11 Perusahaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Berita Terbaru