Corona Masih Menggila, China Ngotot Gelar Festival Makan Daging Anjing

- Publisher

Jumat, 26 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China, inikepri.com – Bukannya belajar dari pandemi Covid-19, dengan meningkatkan gaya hidup sehat, China kini justru mengulangi kebiasaannya menyantap daging tak lazim. Padahal, salah satu wilayahnya, Kota Wuhan, adalah sumber awal merebaknya virus corona hingga menjangkiti ratusan negara di dunia.

Tapi kondisi itu sepertinya tidak menyadari masyarakat di sana sepenuhnya, hingga belakangan tersiar kabar bahwa penduduk China, tepatnya di Yulin tetap menggelar Festival Makan Daging Anjing.

BACA JUGA:  Kabar Baik, Arab Saudi Mengakhiri Larangan Masuk

Bahkan, festival makan besar itu sudah digelar sejak 21 Juni kemarin, dan akan berakhir pada akhir Juni nanti, melansir TribunStyle.com.

Sontak, festival ini menuai kritikan dari masyarakat dunia. China dituding tak sensitif pada keresahan dunia pada wabah virus yang telah mematikan ratusan ribu nyawa ini.

BACA JUGA:  Berhubungan Seks dengan Suami di Kamar Mandi, Ibu Muda Ini Meninggal

Belum lagi kecaman dari kalangan pecinta hewan. Mengingat anjing bukanlah hewan ternak untuk dikonsumsi.

Di samping itu, juga total anjing yang dibantai dan dimakan dalam festival ini mencapai 10.000 anjing.

Dan bukan hanya daging anjing, daging kucing dan hewan liar lainnya juga turut masuk dalam daftar makanan di festival tersebut.

BACA JUGA:  20 Perusahaan Singapura Tertarik Berinvestasi di IKN

Mengenai kebiasaan menyantap hewan anjing dan kucing, hal ini sebenarnya sudah mendapat peringatan dan teguran dari Kementrian Pertanian Tiongkok hingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

WHO telah memperingati untuk tidak memakan daging anjing, kucing dan hewan liar lain karena berisiko menularkan penyakit rabies dan kolera.

Palingseru.com

Berita Terkait

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terbaru