Cerita Tukang Jahit Yang Bangun 10 Masjid, Karena Dapat Cuan dari Kripto

- Publisher

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

Awal perkenalan Eko dengan investasi uang kripto dimulai pada tahun 2012. Dia mengenang masa itu sebagai saat-saat sulit baginya.

Krisis keuangan keluarga setelah sang ayah berhenti bekerja dari perusahaan BUMN, membuat dia berangkat ke Bandung untuk belajar menjahit. Eko kemudian merasakan yang namanya kena PHK, sehingga mulai muncul pikiran bagaimana cara mendapatkan uang.

BACA JUGA:  Hadiri Kongres 1 GEKRAFS 2025, BP Batam: Semoga Dapat Membawa Kemajuan Ekonomi Kreatif bagi Indonesia dan Batam

Setelah berselancar di internet, ia kemudian pernah menjalani berbagai profesi. Mulai dari ikut MLM, sampai menawarkan produk asuransi.

Kala itu, ia sering mendapatkan masalah dengan teman atau tetangga lantaran tak mulusnya penawaran asuransi yang ia sarankan. Setelah itu, ia kemudian mulai mengenal investasi kripto.

BACA JUGA:  Kode Wanita Lagi Ingin Begituan, Pria Wajib Tahu!
Masjid Almunawar Cicurug, salah satu masjid yang turut dibantu Eko dengan uang hasil investasi kripto. (Foto: Dok. Pribadi)

“Sejak 2012 itu ngalamin yang namanya naik 20 juta terus turun lagi, Sempat berhenti sebentar di 2013 sampai 2015 enggak terlalu intens. 2015 saya mulai beli lagi tepatnya saya nyisihin kalau dihitung berapa enggak kehitung pastinya ya. Saya nyimpan tiap bonus kerja nyisihin di celengan, kalau dibulatkan ya tidak lebih 10 jutaan lah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Tenda untuk Jemaah Haji Indonesia saat Wukuf sudah Dibangun

Punya Aset Kripto Senilai Rp 3 Miliar

Berita Terkait

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terbaru