Cerita Tukang Jahit Yang Bangun 10 Masjid, Karena Dapat Cuan dari Kripto

- Publisher

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

Eko mengakui baru mulai merasakan keuntungan di kripto pada tahun 2020. Kesabarannya berinvestasi bertahun-tahun mulai ia rasakan dengan keuntungan penjualan pertama waktu itu senilai lebih dari Rp 300 juta.

“Pertama kali jual dan perlihatkan ke istri di 2020 September, saya baru dapat hadiah dari UNI (Uniswap) dulu satu wallet 200 Uni kalau dirupiahin Rp 48 juta. Besoknya saya cek wallet yang sudah lama enggak dibuka, ada uang sekitar Rp 300 juta saya cairkan juga, transfer ke istri dia nangis: Mulai besok enggak kerja lagi di pabrik,” ujar Eko menceritakan respons istrinya.

BACA JUGA:  Danjen Kopassus Sindir Gatot: Jangan Sembarang Pakai Baret Merah!

Saat ini, kata Eko, total portofolio bersih miliknya yang disimpan melalui salah satu platform investasi kripto, Zipmex Indonesia, berkisar antara Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar.

BACA JUGA:  Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga, Ahmad Sahroni: Sesuai Program Presisi

“Kalau aset waktu naik saya tukar USD, sekarang saya pindahin ke Zipmex sekitar karena GMT turun sekitar Rp 600 juta. Kalau keseluruhan sekitar Rp 3 miliar, kalau dihitung sebelum naik portofolio saya baru Rp 50 juta hasil ngumpulin beberapa tahun,” ungkapnya.

Keuntungan itu, kata Eko, belum termasuk berbagai aset yang telah dibeli dari cuan yang ia dapatkan. Setidaknya, ia telah membeli rumah, tanah, kebun, sampai membiayai kuliah adiknya hanya dari keuntungan yang didapatkan.

BACA JUGA:  Pilu! Demi Anak Bisa Belajar Online,Ibu ini Harus Pinjam HP dan Utang Untuk Beli Kuota

“Waktu bullish market lebih dari Rp 3 miliar (total aset Kripto). Karena yang udah buat rumah dan tanah juga udah hampir 2 miliar,” pungkas Eko Wahyanto. (ER/KUMPARAN)

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru